Penjual Bunga Tabur Raup Pundi Rupiah Jelang Ramadan

0 54

Heibogor.com – Bulan Ramadan atau bulan puasa membawa berhak dan keuntungan tersendiri bagi sebagian orang. Selain mendapat Rahmat dari ibadah yang dijalani, datangnya bulan Ramadan juga membawa rezeki.

Sebut saja Eni (43) penjual bunga tabur di TPU Cirimekar, Cibinong, Kabupaten Bogor ini mendapatkan rezeki melimpah tersendiri dari momen datangnya bulan Ramadan. Dirinya memanfaatkan situasi Nyekar atau ziarah kubur untuk mencari rezeki di kala peziarah datang ke makam.

Meski bukan penjual musiman, dari momen Nyekar dalam sehari dirinya dapat meraup untung puluhan kali lipat dari hari biasanya. “Saya di sini setiap hari berjualan, kalau hari biasa yang laku cuma satu atau dua kantong bunga. Kalau mau puasa apalagi pada ziarah, bisa laku lebih dari 50 kantong bunga sehari,” ujarnya, Minggu (11/4/21).

Wanita yang sudah 20 tahun menjual bunga tabur ini biasa menjual 1 kantong bunga seharga Rp5 ribu dan 1 botol air mawar seharga Rp10 ribu. “Kalau hari biasa ya cuma dapat Rp10 ribu, sekarang sudah bisa ratusan ribu. Memang ramainya itu sebelum bulan puasa dan menjelang lebaran,” sambungnya.

Menurutnya, momen datangnya bulan Ramadan tahun ini meski masih dalam situasi pandemi Covid-19 lebih baik dari pada tahun lalu yang dinilai sangat sepi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah makin banyak orang makin banyak rezeki tahun ini kembali laris, karena kalau tahun lalu itu sepi, walau ada satu atau dua orang. Tapi terasa tahun ini paling bersyukur hampir sama seperti sebelum pandemi,” tuturnya.

Serupa, Acun (35) penjual bunga tabur musiman juga merasa ada berkahnya tersendiri menjelang Ramadan. Ia bisa mendapat rezeki tambahan dari hasil penjualan musiman.

“Saya sebenarnya tukang dekor, nggak seberapa dapetnya waktu pandemi. Coba-coba jual bunga tahun ini Alhamdulillah ada aja rezekinya mau Ramadan,” terangnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.