Turnamen Virtual Inkai GOR Pajajaran Cari Bibit Baru Atlet Karate

0 123

Heibogor.com – Inkai GOR Pajajaran Kota Bogor, menggelar tournamen virtual Karate open memperebutkan Wali Kota Bogor Cup 2021. Tournamen berlangsung selama dua hari dari 9 hingga 10 April di lapangan bulutangkis GOR Pajajaran, Jalan Pemuda, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Ketua pelaksana tournamen, Mardian Imansari, ini adalah turnamen virtual pertama di Kota Bogor. Tujuannya adalah untuk mencari bibit baru sebagai regenerasi atlit. Di samping untuk menyegarkan kembali gairah para atlit yang sekian lama tidak aktif selama pandemi ini.

Ia menjelaskan, tournamen ini, diikuti 30 dojo se-Jawa Barat, dengan peserta sebanyak 285 orang dari berbagai kelas mulai dari kelas usia dini, pra pemula, pemula, kadet, junior hingga senior sesuai ketentuan pertandingan karate. Sedangkan kategori yang di tournamenkan ada tiga yakni kata perorangan, kata beregu, dan shadow kumite shadow (kumite tanpa kontak).

“Karena dari luar Bogor banyak yang minat maka turnamen ini kita buka untuk Jawa Barat. Jadi, pesertanya tidak hanya dari Kota Bogor, tetapi se-Jawa Barat. Karena kita dari panitia ingin diikuti oleh banyak peserta,” kata Mardian, Sabtu (10/4/21).

Wanita yang akrab disapa Bunda Dian ini menuturkan, tournamen karate virtual wali kota Cup 2021 ini, dimotori Inkai GOR Pajajaran Kota Bogor bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor. Pelaksanaan tournamen ini, merupakan upaya dari panitia pelaksana dalam memfasilitasi para atlet untuk bisa berprestasi di tengah masa pandemi Covid-19.

“Kita berupaya memfasilitasi atlet-atlet karate di Kota Bogor khususnya di Jawa Barat, bisa berprestasi. Maka dari itu, kami menggelar turnamen karate virtual ini,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Herry Karnadi menyampaikan, melihat menurunnya kasus covid di Kota Bogor, beberapa kegiatan olahraga sudah bisa dilakukan namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Yang sudah berjalan kemarin itu senam Bogor Berlari, lalu ada gowes, nah yang sekarang karate. Karena di situ ada kontak fisik, cara mensiasatinya dengan cara virtual seperti ini. Jadi, tidak ada kontak fisik antar peserta. Kalau untuk olahraga yang formatnya tim seperti sepak bola dan basket itu yang masih kita tahan dulu,” kata Herry.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.