Minaqu Home Nature Harumkan Bogor Lewat Gerakan Ekspor Tanaman Hias

0 167

Heibogor.com – Eksportir tanaman hias di Bogor, Minaqu Home Nature membuat kontrak dengan sejumlah distributor di enam negara di tiga Benua, guna mensukseskan program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) Kementerian Pertanian.

Penandatanganan kesepakatan ini, langsung dilakukan CEO Minaqu Home Nature Ade Wardhana Adinata secara virtual dengan 7 buyer dan disaksikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di acara Tani On Stage, Kantor Kementrian Pertanian, Jumat (9/4/21).

Selain dengan enam negara, Minaqu Home Nature juga melakukan penandatangan dengan Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto untuk Pengembangan Kampung Holtikultura berbasis Florikultura berorientasi Ekspor. Nantinya program ekspor tanaman hias ini, pihak Minaqu Home Nature akan dibantu oleh Bank BNI untuk memberikan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada penerima turut hadir di acara ini Pemimpin BNI SKC Bogor, Eny Tanzil 

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam sambutan virtualnya menyatakan, bersyukur dengan adanya kontrak kerjasama ini karena terlihat potensi pertanian Indonesia di mata negara lain. “Allah memberikan anugerah dan keberkahan untuk pertanian Indonesia dengan potensi alam dan variasi sumberdaya tanamannya. Tugas kita adalah terus mengupayakan dan meningkatkan nilai tambah potensi alam Indonesia, sehingga pertanian Indonesia lebih maju, semakin mandiri dan modern,” ucapnya.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Ade bersama tim Minaqu Indonesia dan para petani milenial lainnya untuk memajukan potensi tanaman hias di tanah air.  Karena apa yang dilakukan oleh Ade dalam mengembangkan dan meningkatkan potensi florikultura Indonesia, produk pertanian Indonesia semakin dilirik oleh negara-negara luar menjadi salah satu produk unggulan ekspor,” tambahnya.

Syahrul melanjutkan, bahwa dunia pertanian bisa menjadi solusi ekonomi di tengah kondisi pandemi. Menteri bahkan ingin melihat secara langsung bagaimana pengiriman ekspor tanaman hias bisa sampai ke buyer atau pemesan di enam negara tersebut. “Pilihannya tidak ada lain harus melompat membuat pertanian pilihan yang lebih baik dan akan kita tingkatkan lagi.Tentu saja saya mau ikuti ke tempat itu. Kalau seperti ini rakyat bisa senyum, pasti presiden akan senyum,” tutur Syahrul.

Chief Executive Officer (CEO) Minaqu Home Nature, Ade Wardhanamengatakan, pihaknya akan mengekspor 15 Juta tanaman hias senilai 2.3 triliun ke enam negara yakni Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Korea Selatan dan Siprus dengan konsep pemberdayaan petani milenial tanaman hias. “Alhamdulillah konsep pemberdayaan kami dengan diawali pendirian pasar tanaman hias terbesar di Kota Bogor, kami lanjut dengan langkah konkrit yaitu ekspor tanaman hias ke berbagai negara,” ujar Ade.

Nantinya konsep yang ditawarkan Minaqu Home Nature ini adalah dengan memberikan bibit tanaman hias kepada petani untuk diperbanyak terlebih dahulu yang selanjutnya diekspor. Selain bantuan berupa bibit, Minaqu Home Nature juga akan mengerahkan para tenaga ahlinya untuk membimbing dan membuatkan sarana greenhouse.

“Kami targetkan tiga bulan ke depan bisa panen kemudian kami ekspor ke enam negara. Harapannya tentu saja bisa meningkatkan sektor ekonomi dan mengharumkan nama Indonesia tentang potensi tanaman hias,” ungkapnya. Ade menambahkan, disrupsi teknologi digital saat ini membuat penjualan tanaman hias dari Indonesia mulai mendapat tempat dari penggemar di luar negeri.

“Berbeda dengan zaman dahulu kita kesulitan menembus pasar global. Kalau sekarang kan tinggal foto, upload dan maintenance para pelanggan, clear. Nah kita tidak ingin momen ini lewat begitu saja. Apalagi sekarang serba dipermudah termasuk oleh pemerintah,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.