Ade Yasin Klaim Ujicoba Belajar Tatap Muka Belum Ada Kasus Positif Covid-19

0 139

Heibogor.com – Bupati Bogor, Ade Yasin mengklaim selama masa ujicoba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) belum ditemukan kasus positif Covid-19 dari aktivitas belajar mengajar secara langsung.

“Selama ini baik, tidak ada penularan dari guru atau siswa. Karena sebelumnya sekolah yang mengajukan PTM melalui proses verifikasi protokol kesehatan dahulu,” kata Ade Yasin, Rabu (31/3/21).

Ade mengatakan, di Kabupaten Bogor terdapat 170 sekolah baik itu SD, SMP, SMA/K yang melaksanakan uji coba PTM sejak Senin (15/3/21) silam hingga 10 April 2021 mendatang. “Itu selalu kita pantau oleh tim monitoring, bila mana ditemukan klaster akan ditutup. Kalau baik, kita buka,” jelasnya.

Ujicoba PTM ini, kata Ade, untuk mempersiapkan PTM secara langsung sesuai pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang menargetkan Juli 2021 setiap sekolah sudah dapat belajar tatap muka menyusul vaksinisasi terhadap tenaga pengajar rampung hingga Juni 2021.

“Makanya Senin dua minggu lalu kita sudah terapkan uji coba PTM agar sekolah ini punya modal dan persiapan untuk PTM Juli nanti,” cetusnya.

Meski begitu, Ade menilai pemberlakuan PTM secara serentak yang ditargetkan Nadiem dikhawatirkan tidak terkontrol pihaknya lantaran harus memonitoring setiap sekolah terkait protokol kesehatan (prokes). Maka itu ia menilai perlu adanya ujicoba terlebih dahulu sembari melihat perkembangan ke depan.

“Tapi memang kita sudah prioritaskan vaksin bagi tenaga pendidik mulai dari SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi, ini bisa jadi menjadi rasa aman bagi murid-murid karena guru sudah divaksin,” pungkasnya.

Terpisah, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan selama ujicoba PTM tidak ada paksaan pihak sekolah untuk melakukan PTM. “Masih ujicoba PTM, bukan memaksa harus PTM. Itu pun dengan syarat-syarat khusus yang mau ikut PTM saja,” kata Iwan.

Iwan tak menampik, bila pemerintah pusat sudah memperbolehkan PTM maka pihaknya pun mendukung hal tersebut.

“Kalau dari pusat boleh PTM sesudah vaksin. Ya kami uji coba dahulu melihat ke depan sejauh mana dan evaluasi dampak temu muka apakah ada dampak. Tapi belum ada laporan,” jelasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.