Bambang Srianto Daur Ulang Limbah Cangkang Telur Jadi Lukisan Sarat Makna

0 64

Heibogor.com – Tahun 2021 menjadi momen penting bagi seniman asli Kota Hujan, Bambang Srianto (70) berkarya menghasilkan kerajinan dengan memanfaat daur ulang limbah cangkang kulit telur.

Di tahun ini pula, Bambang genap 10 tahun berkarya dan sudah menghasilkan sekitar 50 karya lukis dari cangkang telur. Saat ditemui disela-sela rutinitasnya di kediamaannya di wilayah Bantarjati, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor lukisan-lukisan tersebut masih terpajang rapi, tepat di lantai dua rumahnya. Bahkan sampai saat ini pun ia masih membuat kerajinan tersebut.

Bambang genap 10 tahun berkarya dan sudah menghasilkan sekitar 50 karya lukis dari cangkang telur. Devina/heibogor.com

Bambang bercerita ide awal melukis dengan cangkang telur berawal dari keresahan dirinya ketika melihat limbah cangkang telur dari sentra kuliner dan penjual martabak berserakan dan dibuang begitu saja.

Bambang yang saat itu sudah juga memasuki masa pensiun. Ia mengaku untuk mengisi waktu luangnya, Bambang mulai mencoba mengolah limbah cangkang telur untuk melukis.

“Kalau malam tukang martabak yang dekat rumah jualan, melihat banyak cangkang telur jadi saya pungut dan dikumpulkan pagi-pagi, kemudian dari situ saya coba kumpulkan dan saya cuci bersihkan setelah itu saya mulai mencoba melukis dengan cangkang telur,” kata Bambang, Jumat (26/3/21).

Ide awal melukis dengan cangkang telur berawal dari keresahan dirinya ketika melihat limbah cangkang telur dari sentra kuliner dan tukang martabak berserakan dan dibuang begitu saja. Devina/heibogor.com

Berawal dari keresahan tersebutlah lahir keyakinan bahwa cangkang telur itu bermanfaat suatu hari nanti.Walau telah banyak menghasilkan beragam macam lukisan dari cangkang telur, dirinya tidak ingin disebut sebagai pelukis. Sebab menurut Bambang ia hanya pengrajin. “Saya bukan pelukis, saya hanya pengrajin. Niatnya dulu itu saya hanya mengisi waktu pensiunan,” kata Bambang.

Kerajinan media kulit telur bukanlah merupakan idenya sendiri, karena sudah banyak yang memanfaatkan cangkang telur untuk melukis dan juga sudah banyak cara membuatnya di internet, ia hanya mendaur ulang, sebab itu ia tidak ingin diartikan sebagai pelukis.

Bambang menambahkan untuk menghasilkan warna pada cangkang kulit telur biasanya ia menggunakan pewarna organic untuk menghasilkan warna cokelat pekat dengan cara merendam cangkang telur dengan daun jati. Sedangkan untuk mendapatkan warna kuning ia merendam cangkang telur dengan kunyit.

Bambang mengaku bakatnya merupakan kemampuan yang diasah secara otodidak. Lukisan yang pertama kali adalah lukisan Marilyn Monroe pada tahun 2011. “Penyelesaiannya itu waktu awal itu sekitar dua sampai tiga bulan, karena melukis cangkang telur ini memerlukan kesabaran seperti puzzle, jadi harus mencocokan pecahan dan gradasi warnanya,” katanya

Bambang memiliki ciri khas dalam mengolah cangkang telur menjadi lukisan. Ia lebih fokus kepada karakter wajah para tokoh Indonesia dan dunia baik tokoh nasional maupun tokoh kontroversi ataupun publik figur. “Kebetulan saya punya bakat seni, saya lihat gambar-gambar di grup media sosial itu menarik. Seketika ada gambar Marilyn Monroe yang hanya membutuhkan dua warna jadi pas dengan cangkang kulit telur yang pertama kali saya kumpulkan, yakni biru dan cokelat,” katanya.

Lukisan Bambang sudah ada yang terjual Rp15 juta hingga Rp25 juta tergantung tingkat kesulitan dan ukuran. Butuh waktu tiga bulan untuk menyelesaikan satu lukisan dari cangkang telur berukuran 60×90 cm. Tokoh dunia yang pernah dilukis di antaranya Marilyn Monroe, Sadam Hussein, Nelson Mandela, Pangeran William dan sang istri Kate Middleton, Selain itu Bambang juga mengambil karakter kuat dari tokoh-tokoh dunia yang fenomenal, dan memiliki pengaruh, seperti Nelson Mandela, Dalai Lama yang bersalaman dengan Aung San Suu Kyi peraih Nobel dari Myanmar, sampai lukisan Paus Yohanes Paulus II yang bergelar Santo.

Bambang menambahkan untuk menghasilkan warna pada cangkang kulit telur biasanya ia menggunakan pewarna organic untuk menghasilkan warna cokelat pekat dengan cara merendam cangkang telur dengan daun jati. Sedangkan untuk mendapatkan warna kuning ia merendam cangkang telur dengan kunyit. Devina/heibogor.com

Ada juga lukisan Presiden Joko Widodo bersama Ibu Iriana pada momen pelantikannya, lalu lukisan Presiden Indonesia mulai dari Soekarno, Soeharto, Gusdur, Megawati, BJ Habibie, dan Susilo Bambang Yudhoyono hingga artis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Jika ada kesempatan Bambang berkeinginan untuk bisa ikut serta dalam sebuah pameran. Sebab selama ini ia mengaku baru dua kali mengikuti pameran yakni di Universitas Indonesia, dan di Bumi Serpong Damai dalam Festival Indonesia. Bambang berharap lukisannya dapat diketahui oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, “Saya ingin berikan lukisan ini kepada pemimpin negara, ketemu saja sudah Alhamdulillah apa lagi kalau diterima,” harapnya.

(Mg/Devina)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.