Pengunjung Taman Safari Lempar Botol Plastik ke Mulut Kuda Nil, Diduga Warga Bandung

0 57

Heibogor.com – Aksi nekat wisatawan melemparkan sampah ke dalam mulut kuda nil, salah satu satwa di Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Kabupaten Bogor menuai kecaman warga dunia maya.

Hal ini menjadi viral di sosial media Instagram, akun @cyntiactcete dalam InstaStorynya mengunggah video kuda nil yang berusaha menelan sampah botol air mineral dan tisu.

Dalam unggahannya, dijelaskan salah satu pengunjung dengan plat mobil D mengeluarkan tangannya dari jendela mobil sembari mengayunkan sampah plastik agar kuda nil yang tengah berada di sisi kanannya membuka mulut.

Setelah kuda nil membuka mulut, pengunjung tersebut sengaja melemparkan sampah tersebut ke mulut kuda nil. Hal ini turut dibenarkan Humas TSI, Yulius H Suprihardo, menurutnya pengunjung sengaja membuang sampah ke mulut kuda nil pada Minggu (7/3/21) kemarin.

“Iya betul, kejadiannya kemarin siang atau sore. Ketika itu ada pengunjung melihat, jadi dia upload laporkan ke official sosial media kami,” kata Yulius kepada wartawan, Senin (8/3/21).

Pengunggah video itu, lanjutnya, menunjukan adanya botol air mineral yang sengaja dilempar ke arah mulut kuda nil. Menurutnya, kuda nil memiliki naluri membuka mulut saat ada orang yang berusaha memberi makan. Namun, alih-alih memberi makan, pengujung justru sengaja memberikan sampah kepada satwa itu.

Hal tidak terpuji itu dinilai Yulius dapat mengancam nyawa satwa apabila sampah tertelan. Ditemukan 1 botol dan tisu dari dalam mulut kuda nil usai satwa asal Afrika itu memuntahkan kembali sampah yang ada di dalam mulutnya.

“Kuda nil ini memuntahkan kembali, ada 1 botol air mineral dan tisu, semua sudah terbuang, tidak tertelan. Saat ini satwanya aman,” jelasnya.

Yulius geram dengan kelakuan pengunjung tersebut, padahal dalam TSI sudah banyak terpampang poster dan brosur untuk tidak memberi makan satwa apalagi membuang sampah sembarangan.

“Kita ini lembaga konservasi yang ingin mengembangbiakan satwa, tapi malah ada oknum begitu. Padahal bisa baca sign kita enggak boleh kasih makan dan buang sampah. Harusnya bisa ikutin aturan dong. Kenapa malah lempar botol,” cetusnya.

Saat ini pihaknya berusaha melacak pengunjung yang dengan sengaja melemparkan sampah ke mulut kuda nil tersebut. Dugaan sementara, pengunjung berasal dari Bandung melihat plat nomor kendaraan. Ia berharap kejadian serupa tidak berulang kembali tidak hanya di TSI tapi juga di tempat lain.

“Kita akan menelusuri jangan sampai kejadian terulang di tempat lain juga, itu ranahnya dari manajemen TSI yang memutuskan. Kalau ada tindak lanjut, silahkan. Kalau melacak dari plat mobil kita harus hati-hati karena banyak kendaraan. Yang penting satwanya ini aman,” paparnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.