Batik Bogor Tradisiku Kenalkan Ikon Kota Hujan Lewat Seni Fesyen

0 64

Heibogor.com – Bogor tak hanya identik dengan hujan dan angkutan perkotaan (Angkot) serta kuliner yang ditawarkan. Kota penyangga ibukota DKI Jakarta itu pun tak pernah habis menawarkan segala kerajinan yang unik nan cantik.

Salah satunya adalah Batik Bogor Tradisiku yang berada di Jalan Jalak No.2 RT04/02, Tanah Sareal, Kota Bogor. Batik Bogor Tradisiku dibuat pada tahun 2008 oleh sang pemilik, Siswaya. Batik Bogor Tradisiku memiliki arti yaitu sebuah doa agar Batik Tradisiku bisa menjadi tradisi masyarakat Kota Bogor pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya.

Ada berbagai macam motif batik ditawarkan oleh Batik Bogor Tradisiku yang semua dari motif tersebut merupakan ikon dari Kota Bogor sendiri. Seperti hujan, tugu kujang, kijang, batu tulis, hingga motif Istana Negara.
Zhaza/heibogor.com
Batik Bogor Tradisiku memiliki arti yaitu sebuah doa agar Batik Tradisiku bisa menjadi tradisi masyarakat Kota Bogor pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Zhaza/heibogor.com

Ada berbagai macam motif batik ditawarkan oleh Batik Bogor Tradisiku yang semua dari motif tersebut merupakan ikon dari Kota Bogor sendiri. Seperti hujan, tugu kujang, kijang, batu tulis, hingga motif Istana Negara.

“Batik yang kami buat memiliki keunikan sendiri, yaitu pada setiap motifnya yang ditonjolkan merupakan suatu ikon-ikon di Kota Bogor seperti hujan, kujang, binatang kijang yang ada di Istana. Kami ingin fesyen yang berbeda tapi sarat makna,” ungkap Pemilik Galeri Batik Tradisiku, Siswaya  kepada heibogor.com, Senin (8/3/21).

Siswaya menjelaskan, produksi batik di galeri Batik Tradisiku dilakukan oleh secara mandiri, mulai dari pemilihan kain putih hingga menjahitnya juga sendiri dan untuk harga batik yang ditawarkan beragam mulai dari Rp150 Ribu sampai Rp4 jutaan. Bahkan pelanggan juga bisa memilih sendiri (custom) jika ingin model dan corak berbeda.

“Dari mulai pemilihan kain putih hingga jadi batik bisa dilakukan semua di galeri kami. Untuk harga tergantung dari bahan dan tingkat kesulitan dalam mendesain batik tersebut,” tandas pria yang pernah menjadi mentor membatik di Jepang mewakili Kota Bogor itu.

(Mg/Zhaza)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.