Dewi Fatimah Gantikan Heri Firdaus Jabat Ketua DPC PKB

Mesin dan Kader Partai Harus Jaga Keberagaman

0 70

Heibogor.com – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Bogor, menggelar musyawarah cabang (Muscab) pada, Minggu (7/3/21). Muscab tersebut dilaksanakan secara serentak se-Indonesia, melalui video conference dengan pengurus PKB pusat dengan agenda memilih pengurus ketua sekretaris bendahara (KSB) yang ada di setiap wilayah.

Pada muscab DPC Kota Bogor ini, terpilih sebagai Ketua Dewi Fatimah, Sekretaris Edy Holky, dan Bendahara Lusiana Nurissiyadah. Sedangkan Ketua Syuro terpilih Habib Hasan dan Sekretarisnya Ahmad Ishaq.

Ketua DPC PKB Kota Bogor terpilih, Dewi Fatimah menjelaskan, muscab ini, adalah penataan dan penyeragaman kepengurusan ketua, sekretaris, bendahara, ketua syuro dan sekretaris syuro DPC PKB masa bakti 2021-2026. Penentuan KSB ini menjadi kewenangan mutlak pusat (DPP). DPC PKB Kota Bogor hanya tinggal menunggu penunjukan dari dewan pengurus pusat PKB. Dengan mekanisme tersebut, tidak perlu adanya pemilihan atau voting.

“Muscab ini lebih mengedepankan musyawarah, tidak ada voting lagi. Jadi, ketua, sekretaris, bendahara, ketua dan sekretaris syuro itu sudah melalui hasil kajian musyawarah dan aspirasi sehingga kita serahkan kepada DPP untuk memutuskan. Jadi, kami fatsum kepada pusat yang menentukan pengurus KSB yang ada di setiap wilayah. Sedangkan para peserta muscab ini, akan melengkapi pengurus-pengurus yang lain dan mendukung program-program serta sikap politik PKB ke depan,” kata Dewi usai muscab yang digelar di IPB International Convention Center.

Sementara, Ketua DPC PKB Kota Bogor sebelumnya Heri Firdaus mengungkapkan, meski dirinya tidak lagi menahkodai DPC PKB Kota Bogor, karena akan membantu mengurus Jawa Barat sebagai wakil ketua, tetapi ia berkomitmen akan tetap bersama teman-teman DPC PKB Kota Bogor agar target-target politik PKB Kota Bogor di 2024 bisa tercapai.

“Saat ini, suara dan kursi PKB sedang naik. Trend kenaikan ini harus kita jaga sehingga di 2024 target kenaikan itu bisa ditingkatkan menjadi dua kali lipat menjadi 6 kursi. Itu targetnya. Untuk di Kota Bogor sendiri, meski tidak menjadi bagian dari koalisi di periode kedua Bima Arya, namun dirinya mendukung apa yang dilakukan Bima untuk Kota Bogor ini. Kita siap mengelola Kota Bogor selanjutnya kalau Kang Bima ke Jakarta,” ucapnya.

Sementara, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto yang hadir pada pembukaan muscab ini dalam sambutannya menyampaikan, point pertama, salah satu tugas utama dari partai adalah melakukan kaderisasi. Ini yang selalu terkesan diabaikan oleh seluruh partai dan kebanyakan para kader masih banyak yang malu-malu dan belum siap.

“Sebetulnya secara kelembagaan partai itu harus menyiapkan dari sekarang. Karena tidak ada yang instan. Kepemimpinan itu disiapkan dan direncanakan. Apalagi kalau partai menugaskan ya, kader harus siap. Tinggal dari komunikasi politiknya yang harus dikemas dengan rapih sehingga tidak menimbulkan polemik atau kontroversi,” kata Bima.

Bima melanjutkan, demokrasi itu esensinya partisipasi. Tetapi untuk berpartisipasi itu harus disiapkan supaya bisa matang. Dari itu, dirinya menitipkan pesan kepada PKB agar di 2024 mendatang PKB harus menyiapkan kadernya. Apalagi PKB ini adalah salah satu partai yang segmentasinya relatif lebih stabil tidak terlalu fluktuatif karena sudah ada kematangan di situ jika dibandingkan dengan partai lain yang indeksnya naik turun.

Point kedua, lanjut Bima, ia sangat berharap kader-kader PKB dapat mengisi satu ruang yang sekarang semakin kosong yaitu ruang-ruang yang dulu pernah dibangun oleh almarhum Gus Dur dan Cak Nun. Ruang-ruang yang diisi oleh orang-orang yang bisa menguatkan kebersamaan dalam keberagaman dan itu yang insya Allah bisa dijaga bersama sama oleh teman-teman NU dan PKB.

“Kenapa pilkada ditunda dan disatukan di 2024? salah satu alasannya adalah itu, takut di 2022 kalau pilgub Jakarta terjadi kemudian 2023 pilgub Jawa Barat terjadi warga akan terbagi dan terbelah kemudian berkonflik sehingga pilpresnya akan lebih panas tensi politiknya. Dari itu, mari kita jaga bersama sama kebersamaan dalam keberagaman ini,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.