Pelaku UMKM dan Korban PHK Bakal Dapat Bantuan Beras Selama Tiga Bulan

0 99

Heibogor.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bakal kembali memberikan bantuan sosial (bansos) kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (lUMKM), korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dan keluarga tidak mampu untuk meredam dampak sosial ekonomi akibat Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan Pemkab Bogor bakal memberikan bansos berupa beras kepada 200 ribu KK dengan jumlah 30 kilogram/KK selama 3 bulan. “Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan bantuan berupa beras, total beras yang dibagikan sebanyak 18.000 ton. Kami juga memberikan bantuan sosial tunai kepada 2.164 pelaku UMKM dan 7.172 orang korban PHK,” kata Burhanudin, Jumat (5/3/21).

Meski begitu, pihaknya masih harus mematangkan masalah data penerima bansos. Lantaran menurutnya rawan akan masalah bila penyaluran tidak tepat sasaran. “Makanya kami memandang perlu adanya kegiatan Focus Group Discussion (FGD), untuk membangun kesepahaman dan gerak langkah yang seiring dari semua pihak. Terutama yang terlibat dalam program bantuan sosial baik bantuan sosial pangan maupun bantuan sosial tunai,” ungkapnya.

Di samping itu, pemerintah pusat telah meluncurkan beberapa Program Jaring Pengaman Sosial di antaranya adalah program sembako dan program bantuan sosial tunai. Program Jaring Pengaman Sosial diadakan untuk menyokong kehidupan kelompok yang rentan.

Bansos yang teralokasikan di Kabupaten Bogor per-Februari 2021 yakni bantuan sosial tunai sebanyak 218.128 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Terdiri dari 140.454 Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 140.454 KPM dan Program Sembako untuk 199.259 KPM.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.