Angka Covid-19 Turun Ganjil Genap Ditiadakan Dua Minggu

0 61

Heibogor.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meniadakan sementara keberlanjutan ganjil genap selama dua minggu ke depan karena sebelumnya pemberlakukan ganjil genap dinilai efektif membatasi mobilitas warga.

“Dari semua indikator trennya baik, angka Covid-19nya turun, angka kesembuhan naik, angka kematian turun, serta angka kesediaan tempat tidur juga turun dan membaik,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya, setelah rapat Satgas Penanganan Covid-19, Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (2/3/21).

Menurut Bima, kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor atau kebijakan pemerintah yang sudah dilakukan. Mulai dari vaksin, pengetatan pada skala mikro hingga aturan ganjil genap kendaraan. “Maka dua minggu ke depan meniadakan ganjil genap sambil evaluasi karena kita ingin rem dan gas ini dilakukan dengan data-data tadi, jadi ada relaksasi ke depan untuk juga mendorong ekonomi walaupun sebetulnya mulai membaik,” jelasnya.

Situasi baik ini yang terbilang efisien akan di tiadakan dengan alasan ingin mendorong perekonomian. Bima menjelaskan bahwa akan memperketat di lapangan agar tidak terjadi angka kenaikan kasus Covid-19 di Kota Bogor. “Poin kedua adalah kami sepakat untuk lebih memperketat lagi PPKM mikro jadi posko-posko dan koordinasi di lapangan lebih diperkuat lagi akan ada simulasi khusus bersama 36 lurah baru bersama satgas nantinya,” tukasnya.

Kemudian, tidak ada perubahan untuk jam operasional tempat usaha tetap pukul 21.00 WIB. Itu disesuaikan dengan aturan pemerintah pusat. Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo mengatakan meski tidak ada ganjil genap, tetapi Car Free Crowd (CFR) masih ada.

Susatyo mengingatkan melalui relaksasi ini masyarakat harus tetap disiplin dengan kebijakan yang sudah ada. Jika angka Covid-19 kembali naik bukan tidak mungkin ganjil genap kembali diterapkan. “Relaksasi ini tidak membuat masyarakat Kota Bogor menjadi tidak disiplin. Kalau sudah tertata mengerti dan sebagainya tetap. Kalau nanti angka naik lagi, maka dua minggu ke depan bisa jadi kami akan kembali berlakukan ganjil genap,” imbuhnya.

(Mg/Devina)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.