Saat Petugas ‘Panas Dingin’ Bertemu Jarum Suntik Vaksin Covid-19

0 79

Heibogor.com – Pelayan publik seperti TNI, Polri dan Satpol PP dilaksanakan vaksinisasi, Selasa (02/03/21) hari ini. Meski mereka sehari-hari nampak gagah dalam bertugas menegakan protokol kesehatan, tak jarang ada di antara mereka yang takut saat terhadap jarum suntik vaksin.

Sebut saja Bhabinkamtibmas Polsek Bojonggede Aipda Sodikin (40), dirinya masuk ke ruang vaksinisasi secara gagah berani membawa pistol di pinggang kanannya. Ternyata, dibalik penampilannya yang gagah. Tiba-tiba Sodikin merasa takut dan deg-degan saat bertemu jarum suntik.

Bahkan, saat hendak disuntik dirinya spontan menutup mata, telinga dan hidung menggunakan tangan kanannya dengan alasan meredam rasa sakit dan menghindari teriak saat disuntik vaksin. “Eh mas Bhabin kenapa tutup kuping sama hidung?,” tanya petugas.

Pria yang memiliki wajah lucu ini spontan menjawab “biar nda sakit” sembari menutup mata. Aksinya itu tiba-tiba mengundang gelak tawa bagi petugas saat hendak menyuntikan vaksin ke lengan kiri Sodikin.

“Karena sudah lama engga disuntik, hampir 10 tahun sekarang jadi ketakutan juga deg-degan. Apalagi jadi yang pertama. Aduh rasanya keringet dingin ini,” kata Sodikin kepada heibogor.com saat vaksinisasi di Aula Kantor Kecamatan Bojonggede.

Saat selesai divaksin, Sodikin bahkan tidak menyadari bila jarum suntuk sudah dicabut dari lengan kirinya. Ia kaget dengan vaksinisasi yang begitu cepat yang bahkan tidak terasa sakit. “Oh udah? Cepat banget, ternyata engga sakit yah. Kalau begini semua harus mau divaksin karena enggak sakit,” ujarnya usai divaksin.

Usai divaksin, Sodikin melakukan observasi selama 30 menit untuk mendeksi adanya gejala yang timbul usai divaksin. Saat ditanya petugas, dengan wajah polosnya ia mengatakan ada gejala lapar dan haus. Sontak, petugas lain kembali tertawa karena kelakuan Sodikin.

Meski gitu, Sodikin tetap mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk vaksinisasi lantaran tidak sakit dan prosesnya yang sebentar. “Tadinya memang takut, tapi begitu divaksin ternyata enggak sakit dan enggak berasa tiba-tiba udahan. Kalau begini jadi masyarakat harusnya enggak perlu takut divaksin, enggak ada gejala aneh-aneh kok,” tutup Mas Bhabin.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.