Kali Kedua Bima Arya Gagal Divaksin Covid-19

Antibodi Masih Tinggi

0 65

Heibogor.com – Wali Kota Bogor, Bima Arya gagal divaksin saat mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Puri Begawan, Baranangsiang, Kota Bogor, Senin (1/3/21). Hal tersebut dikarenakan tingkat imunitas dan antibodi orang nomor satu di Kota Bogor itu masih tinggi.

“Setelah saya konsultasi, dokter menyarankan untuk dicek darah dulu secara total dan ternyata tingkat imunitas atau antibodi saya menunjukan titer 197,9. Saya diskusikan ke beberapa dokter spesialis dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi, semua menyarankan kepada saya belum diperlukan vaksin karena titer-nya masih tinggi,” ucap Bima.

Bima juga menyarankan, apabila ada penyintas yang titernya masih tinggi agar menunda dulu vaksinasi, kecuali jika titernya sudah turun berarti sudah bisa di vaksin.

Menurut Bima, setiap penyintas berbeda-beda tingkat imunitasnya, ada yang 3 bulan hilang, ada yang 6 bulan dan ada 8 bulan sudah hilang. Sementara itu dirinya mengaku sudah genap satu tahun jadi penyintas, namun angka imunitasnya masih tinggi.

“Sebetulnya, penyintas boleh saja divaksin namun harus setelah 3 bulan, namun mubazir, karena kalau divaksin nanti titernya akan naik lagi,” katanya.

Meski titer tinggi, tambah Bima tidak kemungkinan bagi penyintas untuk kembali terpapar Covid-19, demikian juga orang yang sudah di vaksin, tetapi ketika terpapar recovery-nya akan cepat, karena antibodi nya sudah ada.

“Saya sudah minta kepada Dinkes, jatah saya akan di serahkan kepada orang yang membutuhkan seperti pelaku ekonomi yang tidak mampu agar di prioritaskan sehingga berguna bagi mereka,” tandasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.