Mantan Kades Sukawangi Selewengkan Dana Betonisasi Jalan Rp905 Juta

Terancam 20 Tahun Penjara

0 70

Heibogor.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor menetapkan Endro Hermawanto (41) mantan Kades Sukawangi, Sukamakmur, Kabupaten Bogor sebagai tersangka Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) anggaran desa sebesar Rp905 juta.

“Kami menetapkan seorang tersangka penyalahgunaan keuangan desa di Desa Sukawangi, Sukamakmur, Kabupaten Bogor tahun anggaran 2019,” kata Kepala Kejari Kabupaten Bogor, Munaji di kantornya, Kamis (25/2/21).

Munaji merinci, tersangka menyelewengkan 6 item keuangan desa di mana mayoritas merupakan program betonisasi jalan kampung di desa tersebut. Namun tidak terealisasi hingga Endro turun dari jabatannya karena kalah dalam kontestasi Pilkades tahun 2020.

Berikut 6 item yang diselewengkan oleh tersangka:

1. Kegiatan betonisasi jalan Kampung Gombong dengan anggaran 286.989.000, tidak terealisasi penuh.

2. Betonisasi jalan Kampung Catangmalang dengan anggaran 300 juta lebih, tidak terealisasi dan tidak digunakan. Namun diambil oleh tersangka.

3. Betonisasi jalan Kampung Sukahurip senilai 190 juta lebih dan tidak terealisasi.

4. Betonisasi jalan Kampung Sukahurip-Ciparingga senilai 217 juta. Tidak terealisasi sepenuhnya, menyisakan anggaran 67 juta yang diselewengkan tersangka.

5. Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 11 unit, hanya 4 terealisasi. Sisanya diselewengkan.

6. Bantuan Keuangan (Bankeu) Bumdes tahun 2019 dari provinsi dengan nilai anggaran Rp100 juta, Rp 92 juta diselewengkan.

Munaji menyebut pada tahun 2019, desa tersebut memiliki anggaran Rp3,4 Miliar. Dari hasol audit ditemukan kerugian negara senilai Rp.905.000.863,76,-

“Dilakukan audit oleh inspektorat, ditemukan kerugian negara sebesar Rp. 905 juta. Tersangka dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tipikor dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara,” ungkapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.