Dinkes Kembali Berikan Vaksin Covid-19 untuk Tenakes, Penyintas dan Lansia

0 71

Heibogor.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor kembali melakukan vaksinasi massal bagi tenaga kesehatan  (nakes) yang belum mendapatkan penyuntikkan vaksin Covid-19 di Kantor Dinkes Kota Bogor, Jalan Kesehatan No.1, Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (20/2/21).

“Vaksinasi massal ketiga untuk sasaran tenaga kesehatan, guna menghabiskan vaksin yang sudah didrop dari provinsi sebanyak 9.150 dosis,” kata Sekretaris Dinkes Kota Bogor, dr. Erna Nuraena saat ditemui di lokasi. Pelaksanaan vaksinasi massal tahap tiga ini , kata dia,merupakan vaksinasi terakhir dari total 9.150 vaksin yang dialokasikan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Pelaksanaan vaksinasi tersebut dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Kriteria yang dilakukan vaksinasi di antaranya adalah nakes yang sempat tertunda pada penyuntikan vaksin awal, kemudian penambahan kriteria baru untuk nakes sesuai instruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

dr. Erna menjelaskan vaksinasi hari ini juga dilakukan kepada tenaga kesehatan yang sebelumnya tidak bisa divaksin lantaran masih memiliki komorbid yang belum stabil, menyusui, lansia serta penyintas (yang sudah mengalami kasus positif Covid-19).

Dia menjelaskan, setelah keluar aturan baru dari Kemenkes RI untuk para nakes yang komorbidnya sudah stabil, nakes yang sudah sembuh dari Covid-19 selama tiga bulan, nakes yang menyusui dan nakes lansia boleh divaksin dan para nakes tersebut menjalani vaksinasi Covid-19.

“Ada sekitar 600 dosis vaksin yang masih tersisa kita habiskan hari ini dengan sasaran lansia nakes kemudian beberapa nakes yang ada komorbid sehingga ditunda sampai komorbidnya stabil kemudian ada beberapa penyintas nakes yang pernah terinfeksi Covid-19 lebih dari tiga bulan sudah bisa dilakukan vaksin kemudian ada nakes yang menyusui sempat tertunda waktu itu sudah diizinkan,” imbuhnya.

(Mg/Devina)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.