Vihara Amurwa Bhumi Sambut Perayaan Imlek dengan Prokes Ketat

0 122

Heibogor.com – Sejumlah persiapan masih dilakukan warga keturunan Tionghoa untuk merayakan Imlek 2572 meski masih dalam masa pandemi Covid-19.

Hal berbeda dirasakan mereka dalam perayaan Imlek kali ini, pasalnya protokol kesehatan dalam rumah ibadah harus diterapkan betul antisipasi penularan Covid-19 dalam rumah ibadah. Apalagi wilayah Kabupaten Bogor saat ini masih masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Salah satu rumah ibadah warga keturunan Tionghoa, Vihara Amurwa Bhumi, Cibinong, Kabupaten Bogor selalu rutin menyemprotkan disinfektan dua kali sehari sebagai bentuk antisipasi penularan Covid-19 pada perayaan imlek nantinya.

“Meski sehari lagi menjelang perayaan Imlek, tapi kami masih terus menyemprotkan cairan disinfektan dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) di vihara ini. Semua sudah kami persiapkan untuk memperketat protokol kesehatan dalam ibadah nanti malam dan besok,” kata salah satu pengurus vihara, Agi Widodo (58) kepada heibogor.com, Kamis (11/2/21).

Meski dalam pandemi, pihaknya tetap semarak melakukan perayaan Imlek dengan mengikuti ketentuan prokes. Bahkan dalam perayaan Imlek besok, pihaknya membatasi orang-orang yang akan berdoa.

“Kita menerapkan aturan prokes lakukan pembatasan 50 persen, bahkan nanti yang masuk berdoa maksimal hanya 5 orang saja. Kebetulan Kapolres Bogor, AKBP Harun juga sudah cek prokes di sini, dipastikan memenuhi aturan prokes,” terangnya.

Pria yang akrab disapa Widodo ini mengatakan, perayaan Imlek sebelum pandemi dapat dihadiri sekitar 400 orang yang berdoa. Namun, katanya, melihat masa pandemi seperti ini ia memastikan akan ada penurunan mereka yang datang dan berdoa.

“Saya sebenarnya tidak dapat memastikan berapa yang akan datang untuk berdoa. Namun melihat situasi seperti ini besar kemungkinan 50 persen dari perayaan sebelumnya,” paparnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.