Pusat Isolasi Covid-19 Cibogo Belum Beroperasi, Butuh Relawan dan Tenaga Medis

0 26

Heibogor.com – Pusat isolasi Covid-19 Pusdiklat SGA Cibogo, Megamendung, Kabupaten Bogor rupanya belum beroperasi meski sudah dilakukan peresmian pada November 2020 lalu. Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, kendala utama belum beroperasinya pusat isolasi khusus Orang Tanpa Gejala (OTG) yakni belum tersedianya relawan dan dokter yang memenuhi syarat.

“Kendalanya di relawan, karena relawan pada saat itu masih belum memenuhi syarat,” kata Ade usai meninjau Pusdiklat SGA Cibogo, Senin (25/1/21). Bukan sembarang orang dapat menangani pasien positif. Menurutnya diperlukan tenaga yang dapat bekerja dengan segudang risiko di pusat isolasi, meski dapat diminimalisir dengan tersedianya Alat Pelindung Diri (APD). “Kemarin rekrutmen relawan yang agak lambat,” ucapnya.

Meski begitu, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendorong mengoperasikan pusat isolasi tersebut mengingat kasus positif Covid-19 kian melonjak. Belum lagi terdapat 38 kecamatan dari 40 kecamatan Kabupaten Bogor masuk dalam zona merah.

“Sekarang sudah ada 4 dokter bersiaga beserta 8 perawat dan sejumlah tenaga lainnya. Jadi saya minta segera diaktifkan karena semua fasilitas sudah lengkap dengan kapasitas 66 kamar,” kata Ade. Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman tersebut meminta agar masyarakat yang rumahnya dikatakan kurang layak untuk menjalani isolasi mandiri dapat dibawa ke pusat isolasi tersebut untuk menjalani masa isolasi.

“Pasien dari mana saja boleh isolasi di sini, khusus OTG,” tandasnya. Sebelumnya, Pemkab Bogor menggandeng Yayasan Artha Graha Peduli memanfaatkan Pusdiklat AGP-SGA Cibogo, Megamendung, sebagai tempat isolasi darurat Pasien Covid-19. Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan saat ini pihaknya tengah menahan laju penyebaran Covid-19 dengan masih menerapkan PSBB Pra AKB hingga 25 November.

“Penanganan terpadu antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Bogor bahkan sampai desa serta didukung oleh lapisan masyarakat baik dunia usaha, swasta dan berbagai kalangan di Kabupaten Bogor. Ini termasuk dukungan tepat untuk membuat ruang isolasi baru,” kata Iwan, Kamis (19/11/20) silam.

Iwan menerangkan, Pusat Isolasi Cibogo selain untuk memenuhi kebutuhan ruang isolasi juga sebagai fasilitas pelayanan kesehatan terhadap pasien Covid-19 dengan konfirmasi OTG (Orang Tanpa Gejala). Pusat Isolasi Cibogo sendiri ini dibagi tiga bagian gedung dengan kapasitas total 66 tempat tidur pasien dan 21 tempat tidur untuk tenaga kesehatan, dilengkapi fasilitas MCK, tempat olahraga dan tenda dapur umum.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.