Bazar Pasar Murah PPJ Hadirkan Kebutuhan Pokok hingga Cabai Murah

0 31

Heibogor.com – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor bekerjasama dengan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian dan Pasar Mitra Tani menggelar bazar pasar murah untuk sejumlah kebutuhan pokok yang naik di pasaran.

Di bazar ini, sejumlah barang kebutuhan pokok seperti cabai rawit merah, cabai merah keriting, telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan daging dijual dengan harga di bawah pasar.

Direktur Utama (Dirut) Perumda PPJ Kota Bogor, Muzakkir mengatakan, tujuan bazar pasar ini untuk menstabilkan harga dan penurunan harga. Bukan penurunan pembelian. Bazar pasar murah ini digelar di lima pasar yang ada di Kota Bogor. Satu pasar itu dua hari bazarnya. Bazar ini akan rutin diadakan di saat beberapa kebutuhan ada kenaikan yang signifikan untuk memberikan harga yang terbaik dan terjangkau buat masyarakat.

“Jadi diputar. Ini adalah pasar ke empat. Hari pertama di Pasar Anyar. Kedua, di Pasar Bogor. Ketiga di Pasar Merdeka. Sekarang di Sukasari, terakhir nanti di Pasar Gunung Batu. Insya Allah ke depannya kita akan rutin mengadakan keliling di beberapa pasar besar seperti sekarang yang dilaksanakan,” kata Muzakkir saat ditemui di Pasar Sukasari, Jumat (22/1/21).

Dikatakan Muzakkir, sekarang ini, naiknya harga cabai lumayan tinggi terutama di cabai rawit dan jenis lain juga ada kenaikan tapi tidak terlalu signifikan.

“Yang kedua yang jadi sorotan kita masalah daging. Pantauan kami di beberapa daerah ada kemogokan, kelangkaan segala macemnya. Di Kota Bogor, kita monitor di RPH juga terjadi penurunan pemotongan sapi yang biasanya perhari 30 ekor, ini sudah 3 hari rata-rata diangka 20 ekoran. Ini tandanya ada penurunan. Tapi dari data yang ada itu masih mencukupi kebutuhan sehari-hari di Kota Bogor,” ungkapnya.

Ia mengimbau kepada pedagang agar berjualan seperti biasa dan membantu masyarakat. Jangan membuat sulit masyarakat membeli barang saat ada kenaikan secara signifikan.

Ia berharap situasi ini segera berakhir dan cuaca segara membaik sehingga produksi dari petani bagus, pengiriman ke Kota Bogor juga bagus karena Kota Bogor hanya menerima pasokan dari wilayah lain tidak memproduksi.

“Prediksi saya di bulan Februari saat curah hujan tinggi yang namanya sayur mayur panennya akan terganggu ditambah pendistribusian di masa pandemik ini berlaku pengetatan di semua wilayah. Dengan efek pengetatan wilayah tersebut tentunya memiliki efek,” ungkapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.