Blok F Kebon Kembang Rampung Akhir Tahun Pembayaran Kios Bisa Dicicil

0 41

Heibogor.com – Direktur Utama (Dirut) Perumda PPJ Kota Bogor, Muzakkir mengungkapkan bahwa progres pembangunan blok F Pasar Kebon Kembang sudah hampir rampung dan ditargetkan akhir tahun ini selesai.

“Dari sisi total pembangunan sudah 97 persen masih ada 3 persen lagi perapihan di bagian dalam. Yang masih menjadi PR dan harus diselesaikan itu di luar blok F yang dulu ditempatin TPS karena di situ juga akan dibangun pedestrian dan taman,” kata Muzakkir, Jumat (22/1/21).

Ia menjelaskan, total kios yang disiapkan ada 750 kios. 205 kios pedagang existing (pedagang lama) dan 155 kios dengan harga subsidi untuk PKL seputaran blok F baik yang di Nyi Raja Permas maupun di Dewi Sartika. Harganya plus Ppn 10 persen itu Rp 57.750.000. Kan down paymentnya (DP) nya 25 persen jadi DP yang harus PKL siapkan sekitar Rp 14.437.500 bukan Rp 20 juta bahkan bisa dicicl bukan seperti yang ramai beredar di mana-mana diberitakan,” tambahnya.

Pria berdarah Aceh itu melanjutkan, program tersebut digaungkan semenjak Januari 2020 dan sudah  disosialisasikan ke PKL. “Target kita akhir tahun bangunan ini jadi dan akan ada akad kredit dengan bank karenanya kami minta PKL cicil sampai akhir tahun atau 12 kali dari Januari sampai Desember. Kalau DP nya Rp 14 juta sekian tadi dicicil 12 kali kan sebulannya bisa sejutaan. Jadi, asumsi kita tidak memberatkan,” terangnya.

Agar dapat bunga yang murah, lanjutnya, memakai bunga subsidi pemerintah. Kerjasama dengan BJB dan BNI bunganya hanya 6,5 persen per tahun.

“Sekarang kita juga lagi negosiasi lagi dengan Mulyagiri biar DP nya bisa dicicil lagi 3-6 kali agar tidak memberatkan. Point utamanya ini kita prioritaskan untuk semua PKL yang ada di kawasan blok F termasuk di Nyi Raja Permas dan Dewi Sartika yang sudah terverifikasi dan terdata di kawasan itu,” tandasnya.

Poinlainnya sambung Muzakkir, mengenai lahan parkir. Ia menjelaskan, di blok F itu, tersedia lahan parkir untuk motor kurang lebih 800 dan mobil bisa sekitar 100. Di blok A dan B bisa 3000 lalu di blok C dan D yang dikelola oleh swasta bisa sekitar 350.

“Jadi, kurang lebih satu kawasan itu kita punya lahan parkir sekitar 4000 motor dan memungkinkan sekitar 150 mobil dan itu tidak menggunakan bahu jalan. Ke depan kawasan itu tidak boleh lagi ada parkir. Yang mau belanja ke pasar parkirnya di tempat yang sudah disiapkan di dalam. Karena kalau ada yang parkir di luar pasti akan ada PKL,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menilai pembangunan Blok F Pasar Kebon Kembang sudah sesuai rencana. Ia pun meminta Perumda PPJ Kota Bogor, memaksimalkan pedagang kaki lima (PKL) masuk ke Blok F Pasar Kebon Kembang.

“Kita melihat progres fisiknya bagus sesuai dengan perencanaan, sekarang yang penting adalah semaksimal mungkin memasukan PKL ke sini terutama PKL di Nyi Raja Permas. Saya juga berharap ada titik temu dan ada konsep yang bisa diterima semua, sehingga mereka bisa masuk, karena Blok F ini konsep untuk melakukan penertiban secara keseluruhan,” ucapnya saat meninjau progres pembangunan blok F Pasar Kebon Kembang pada Kamis (21/1/21) kemarin.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.