Masyarakat Jangan Takut, Vaksin Covid-19 Sudah Aman dan Halal

Diminta Tak Mudah Percaya Berita Bohong atau Hoaks

0 102

Heibogor.com – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menerima vaksinasi covid-19 perdana pada Kamis (14/1/21)di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor. Vaksinasi juga diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Menjadi orang pertama yang divaksin, Dedie berharap masyarakat bisa yakin akan keamanan dan kehalalan vaksin. Sehingga, masyarakat diminta tidak terprovokasi oleh isu berita bohong atau hoaks tentang vaksin yang selama ini banyak beredar.

“Kami para pemimpin perlu memberikan contoh untuk meyakinkan masyarakat yang kerapkali menerima informasi tidak benar terkait Covid-19. Mudah-mudahan masyarakat sedikit bisa lebih tenang. Kan sudah halal dan ada izin BPOM. semoga ini bisa membantu keadaan untuk menjadi lebih baik,” ujar Dedie didampingi Wali Kota Bogor, Bima Arya saat konferensi pers dengan sejumlah awak media setelah vaksinasi di halaman Puskesmas Tanah Sareal.

Dalam kesempatan tersebut, turut memberikan testimoni setelah divaksin di antaranya Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Robby Bulan, Kapolesta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro,  Dandenpom III/I-SLW Letkol CPM Sutrisno, Danrem 061/SK, Brigjen TNI Achmad Fauzi, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Sri Nowo Retno dan Dirut RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir.

Danrem 061/SK, Brigjen TNI Achmad Fauzi  juga antusias dan senang bisa menerima vaksin Covid-19. Dia bahkan merasa lebih percaya diri dan tidak lagi cemas terkait Covid-19 meski masih tetap harus menjalankan protokol kesehatan dikarenakan vaksinasi yang masih belum merata. “Intinya vaksinasi ini buat kita lebih percaya diri dan lebih yakin, sehingga imunitas kita tambah tinggi,” ujarnya .

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno menjelaskan, penerima vaksinasi Covid-19 tetap harus menerapkan protokol kesehatan  yang ketat dikarenakan vaksinasi belum dilakukan secara merata. Sebelum divaksin, penerima harus melakukan screening kesehatan terlebih dahulu dan terbebas dari beberapa kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk divaksin.

Beberapa kondisi masyarakat yang tidak bisa diberikan vaksin Covid-19, sambungnya, di antaranya pernah terkonfirmasi Covid-19, ibu hamil dan menyusui, menjalani terapi jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah, dan penderita penyakit jantung. Berikutnya penderita penyakit autoimun, penderita penyakit saluran pencerna kronis, penderita penyakit hipertiroid, penderita penyakit kanker, penderita diabetes melitus, penderita HIV dan penderita penyakit turberkulosis.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.