Bansos Warga Terdampak Covid-19 Kini Jadi BLT

0 71

Heibogor.com – DPRD Kabupaten Bogor mengusulkan agar bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat terdampak Covid-19 diubah menjadi bantuan langsung tunai (BLT) dari sebelumnya berupa beras 30 kilogram per KK.

Hal ini dibahas dalam rapat gabungan penanganan Covid-19 antara DPRD Kabupaten Bogor dan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Jumat (8/1/21) kemarin.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengatakan usulan tersebut agar bantuan kepada masyarakat terdampak lebih efektif dari sebelumnya. Apalagi, bantuan dalam bentuk uang tunai dapat diberikan secara langsung melalui rekening penerima.

“Bantuan akan dilanjutkan, DPRD Kabupaten Bogor mendukung. Tapi kami merekomendasikan menjadi BLT melalui transfer ke penerima yang jelas terdata,” kata Rudy.

Di samping itu, usulan tersebut dinilai meminimalisir terjadinya potongan liar bansos oleh oknum terkait dan menghilangkan permasalahan kualitas beras yang tidak baik dari penerima.

“Dalam bentuk BLT, kalau masyarakat di rumah tidak ada beras, pasti beli beras dari bantuan tersebut dan masalah kualitas beras dari penerina tidak ada lagi,” jelasnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudian menjelaskan, usulan tersebut telah ditampung. Pihaknya pun sedang berkoordinasi dengan Bank BJB dan BRI untuk pendistribusian bantuan nantinya.

“Pertama kita akan mutakhirkan data dulu. Jadi kami prioritaskan masyarakat yang paling berhak mendapat bantuan, walaupun semuanya butuh. Tapi kan ada skala prioritas,” kata Burhan.

Lebih lanjut, pihaknya akan mengevaluasi usulan tersebut dalam rapat ke depan. “Hari Senin besok kita rapatkan kembali mengenai teknisnya seperti apa, akan kami sampaikan,” jelasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.