Graha Pancakarsa Permudah Layanan Masyarakat Sekaligus Penanggulangan Program Kemiskinan

0 81

Heibogor.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Sosial meresmikan Gedung Graha Pancakarsa di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, Senin (28/12/20).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, Mustakim mengatakan, Graha Pancakarsa didirikan untuk memudahkan masyarakat, mendapat informasi terkait program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bogor.

“Graha Pancakarsa ini menyediakan pelayanan rujukan dan program perlindungan sosial penanggulangan kemiskinan yang terpadu serta identifikasikan keluhan warga miskin dan rentan miskin serta memantau keluhan tersebut,” kata Mustakim di sela-sela acara.

Tak hanya itu, Graha Pancakarsa juga nantinya bakal bertugas sebagai pusat pembaharuan data warga miskin dan warga rentan miskin di Kabupaten Bogor. “Ini semua kami lakukan agar pusat data kemiskinan terkumpul menjadi satu. Demi memudahkan pemerintah dalam menangani kemiskinan,” ucapnya.

Di samping sebagai pusat informasi data dan pelayanan masyarakat miskin, Graha Pancakarsa juga memiliki tujuh jenis pelayanan bagi masyarakat yang kurang mampu.

Di antaranya, sistem layanan dan rujukan terpadu, kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan, kependudukan dan catatan sipil, lembaga konsultasi kesejahteraan keluarga dan program potensi sumber kesejahteraan sosial bagi masyarakat miskin.

“Semoga dengan adanya Graha Pancakarsa ini dapat menjadi solusi penanganaan kemiskinan di Kabupaten Bogor. Agar segala jenis bantuan dan program pemerintah untuk masyarakat miskin, bisa tepat sasaran,” harapnya.

Selain itu, tambahnya, dalam sistem layanan dan rujukan terpadu untuk desa/kelurahan sepanjang 2020 telah terbentuk 162 Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di 40 kecamatan.

Dinsos menargetkan penambahan Puskesos pada tahun-tahun berikutnya. Sehingga pada tahun 2023 setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Bogor memiliki Puskesos. “Penambahan Puskesos pada 2021 ditargetkan terbentuk 50 unit. Pada 2022 terbentuk 100 unit dan 2023 terbentuk 123 unit. Sehingga pada 2023 mendatang, 435 desa/kelurahan memiliki masing-masing Puskesos,” jelas Mustakim.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.