Ketua Perbasi Dukung Imbauan Kegiatan Basket Indoor Dihentikan Sementara

0 132

Heibogor.com – Peristiwa atlet basket Pelatcab Kota Bogor yang positif Covid-19 dimana diduga, dan menurut pengakuan dirinya dari tracing yang disampaikan terpapar setelah bermain di lapangan basket The Bucketlist, terus bergulir. Ketua Pengcab Perbasi Kota Bogor Adjie Martha akhirnya angkat bicara atas permasalahan ini.

Ia mengatakan, atlet binaannya tersebut terkena covid-19 setelah bermain dengan tim lain, pada Selasa pekan lalu, dan Kamis, timbul gejala sehingga saat keesokan harinya di swab test dinyatakan positif.  “Bisa saja terkena di mana saja. Namun, disayangkan pasca atlet saya terkena Covid-19 di mana pengakuan tracingnya bermain di The Bucketlist. Namun, tempat latihan basket tersebut saat itu tetap operasional dan mengadakan sparing yang diikuti sejumlah klub basket dari luar Bogor juga,” ungkap Adjie, kemarin.

Adjie sebenarnya, tak mempermasalahkan operasional lapangan tersebut. Asal bisa dilakukan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Tapi, berdasarkan laporan dan juga sejumlah bukti-bukti baik berupa foto atau video, terlihat jelas, saat kegiatan sparing dilakukan, banyak kerumunan di mana sejumlah orang tak menggunakan masker. Serta ada juga yang tidak menjaga jaraknya.

“Kita tidak mau memutus rejeki siapapun dalam berusaha. Tapi, sebaiknya pengelola bisa memperketat prokes atau jika mengadakan sparing ya tanpa melibatkan penonton atau pendukung. Hal ini harus menjadi perhatian, karena kasus Covid-19 makin meningkat sampai hari ini,” imbau Adjie.

Adjie juga mengapresiasi langkah Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakilnya Dedie A Rachim, yang sudah mengimbau agar sparing antar klub dihentikan sementara. Kemudian, difasilitasinya semua atlet pelatcab basket yang menjadi kontak erat menjalani swab test di Dinkes Kota Bogor.

“Kami sebagai induk olahraga basket bukan tak mau disalahkan atas permasalahan ini. Hanya saja, memang kita tidak dilibatkan saat ada kegiatan sparing yang melibatkan klub luar atau pasca terikonfirmasinya atlet kami kena Covid-19,” tegasnya.

Ditambahkannya juga, Perbasi tidak ingin ada kluster baru dari lapangan basket khususnya dari insan basket. “Jadi  saya meminta kepada seluruh insan basket di Kota Bogor agar menjaga kebersihan, menjaga jarak dan memakai masker. Tidak usah mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan, mari kita saling jaga,” pesan Adjie.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dan sedang mendalami adanya atlet basket yang diduga terpapar Covid-19 saat mengikuti game di The Bucketlist. “Saya minta untuk hentikan dulu semua aktifitas yang beresiko, berkumpul yang berpotensi untuk menyebarkan Covid-19, apalagi masuk libur panjang,” ucap Bima.

Bima mengaku, belum menerima data terkait adanya atlet basket yang terpapar Covid-19. Dirinya juga menyatakan saat ini pihaknya sedang mendalami, bahkan dirinya juga belum mendapatkan laporan resmi apakah atlet basket tersebut terpapar dari The Bucketlist atau bukan, tapi Bima melihat memang ada aktifitas di The Bucketlist. “Kalau positif dan lainnya kami masih belum mendapatkan kepastian, yang pasti ada kegiatan disitu (The Bucketlist) walau secara internal terbatas tapi tetap saja beresiko,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.