Atlet Basket Perbasi Diduga Terpapar Covid-19 di The Bucket List

0 295

Heibogor.com – Diduga seorang atlet basket pada Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Bogor terpapar Covid-19 saat mengikuti turnamen mini di lapangan basket The Bucket List, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Kabar tersebut menimbulkan kekhawatiran munculnya klaster baru mengingat turnamen tersebut masih berjalan.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Umum (Sekum) Perbasi Kota Bogor, Arry Paldy meminta Satgas Covid-19 Kota Bogor menutup sementara lapangan tersebut demi memutus penyebaran Covid-19. Pihaknya sudah mengimbau kepada klub-klub basket yang ada di Kota Bogor agar meminimalkan jadwal latihan demi mengurangi kerumunan.

”Ada atlet Pelatcab (Pelatihan Cabang, red) Kota Bogor kena di situ. Statusnya Orang Tanpa Gejala (OTG). Selain itu, ada dua orang lagi yang bergejala dan akan dites rapid. Akhirnya sepakat semua kami rapid test,” katanya kepada awak media, Selasa (22/12/20).

”Kami juga tengah berkoordinasi dengan The Bucket List karena turnamen dan pembukaan tempat itu kami tidak diberi pemberitahuan dan diundang. Tapi hal ini bikin kami kena timbasnya,” ungkapnya.

Sepengetahuannya, mini turnamen yang digelar memang mendatangkan klub-klub dari Kabupaten Bogor hingga Jakarta. Hal itu tentu sangat berisiko. Sebab, Perbasi saja saat akan melakukan latihan perlu ada izin dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terlebih dahulu.

”Kami saja latihannya nggak terlalu intensif karena Covid-19. Nah, pihak The Bucket List dan panitianya bagaimana? Karena setelah dicari tahu, turnamen itu mengundang klub dari luar Kota Bogor,” beber Arry.

Sejauh ini, jelasnya, akibat kejadian ini sudah ada satu atlet Perbasi yang terpapar corona. Setelah dilakukan penelusuran, ada dua atlet lain kontak erat yang bergejala dan sedang dilakukan tracing.

Dari penelusuran itu, lanjut Arry, memang dipastikan satu atlet yang terpapar itu terakhir kali main di The Bucket List. Meskipun ia belum bisa memastikan kapan terpaparnya.

Pihaknya juga memberi rekomendasi agar The Bucket List tutup sementara dan menghentikan turnamen sebelum benar-benar aman dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam mengelar turnamen.

”Ya, mereka kan ngundang dari Jakarta, Kabupaten Bogor dan lainnya. Kalau kami saat latihan pelatcab kan tracing-nya tidak sulit karena semua orang Bogor. Kalau di sana kami tidak mengetahui yang datang dari mana saja, jadi harus tutup sementara dahulu,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengaku belum mendapatkan informasi terkait atlet basket yang terpapar dari mini turnamen di lapangan The Bucket List. ”Belum mendapatkan info. Tapi ada empat atlet basket yang kontak erat dengan seseorang yang positif Covid-19, itu dari klaster keluarga,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga tengah mendalami kasus ini untuk memastikan apakah perlu melakukan penutupan sementara terhadap lapangan basket komersial itu. ”Masih dipikirkan. Nanti kami perdalam,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.