Massa Ontrog Mako Polresta Bogor Kota Minta Habib Rizieq Dibebaskan

0 69

Heibogor.com – Mako Polresta Bogor Kota di Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, didatangi ratusan massa umat Islam pada Selasa (15/12/20) siang.

Kedatangan massa tersebut untuk menyatakan sikap tegas kepada pihak kepolisian terkait tragedi penembakan terhadap 6 pengawal IB HRS dan penangkapan IB HRS yang dianggap sebagai bentuk kriminalisasi terhadap ulama.

Massa menggelar aksi dan orasi di depan pintu gerbang Mako Polresta Bogor Kota. Setelah hampir satu jam berorasi, massa kemudian masuk ke dalam mako sambil mengacungkan tangan bersilang sambil mengepal dan menunjukkan ibu jari tangan, seperti Habib Rizieq Shihab kala itu digiring anggota Polda Metro Jaya saat akan dijebloskan ke dalam sel penjara. Di dalam mako massa kembali berorasi di halaman kantor Kapolresta Bogor Kota.

Dalam orasinya, massa meminta agar Habib Rizieq Shihab dibebaskan dan menuntut pemerintah membentuk tim independent untuk mengusut kematian 6 pengawal IB HRS yang ditembak mati oleh pihak kepolisian. Di sisi lain, beberapa perwakilan massa melakukan komunikasi dengan pihak kepolisian di ruang Kapolresta Bogor Kota.

Salah satu peserta aksi, Ustaz Asep Abdul Qodir mengatakan, kedatangan massa ke Mapolresta Bogor Kota ini untuk menunjukkan sikap dan bentuk protes terhadap penembakan enam laskar FPI oleh polisi. Tak hanya itu, massa juga meminta kepada Polresta Bogor Kota untuk mengusulkan pembebasan IB HRS yang saat ini ditahan Polda Metro Jaya.

“Pada saat ini kita merasa terpukul dan merasa sedih karena enam saudara kita wafat dengan cara yang keji dan biadab. Kita juga terpukul dan sedih karena imam besar kita difitnah dan sekarang beliau dipenjara. Kami katakan ini biadab. Bukan hanya kita yang merasa sedih, Rasulullah saw juga pasti bersedih melihat cucunya saat ini,” ungkapnya di Mapolresta Bogor Kota.

Ia menegaskan, jika Imam besarnya tidak dibebaskan, pihaknya akan datang ke Mapolda Metro Jaya. “Kami meminta keadilan ditegakkan secara transparan. Andai kata imam besar tidak dibebaskan, kita siap datang ke Mapolda Metro Jaya. Kita akan serahkan diri ramai-ramai,” ungkapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.