Januari 2021 Sekolah Tak Boleh Paksa Siswa Wajib Tatap Muka, Masih Boleh Daring

0 165

Heibogor.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mematangkan sejumlah ketentuan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka untuk Januari 2021 mendatang sesuai arahan Kemendikbud RI.

Bupati Bogor, Ade Yasin menegaskan dalam pembelajaran tatap muka nantinya, pelajar tidak dapat dipaksakan untuk mengikuti KBM langsung di sekolah apabila tidak mendapat restu dari orang tua.

“Kalau orang tua merasa tidak yakin anaknya aman dari Covid-19 tetap boleh belajar secara daring. Tidak boleh dipaksakan,” ungkapnya, Jumat (4/12/20).

Ade pun menyebut untuk pihak orang tua apabila memperbolehkan anaknya untuk mengikuti KBM tatap muka nantinya diperlukan Surat Penyataan. “Yang mau sekolah tatap muka harus buat surat pernyataan memperbolehkan anaknya. Jadi sebetulnya kita siap untuk belajar daring, siap juga untuk tatap muka,” jelasnya.

Meski begitu, teruntuk sekolah yang akan menerapkan KBM tatap muka diharuskan untuk memenuhi standar protokol kesehatan yang ketat. Serta mempersiapkan tenaga didik yang siap mengajar secara daring dan luring.

“Sesuai arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tetap protokol kesehatan dijaga ketat. Syarat-syarat cukup keras dan tidak memaksakan. Kalau anaknya (pelajar) tetap online silahkan, yang offline silahkan. (Masih) persiapan pematangan,” kata Ade.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) menyambut baik kabar tersebut dan optimis Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka pada Januari 2021 bisa dimulai.

Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Entis Sutisna mengungkap saat ini pihaknya sudah menyusun sejumlah persiapan untuk memulai proses pembelajaran tatap muka.

“Dinas Pendidikan sudah menyusun skema dan teknis penyelenggaraan pembelajaran tatap muka pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP bahkan lembaga pendidikan yang dinaungi oleh Kemenag dan KCD SMA/SMK Kabupaten Bogor dan sudah siap melakukan pembelajaran tatap muka,” kata Entis dalam keterangannya.

Pemkab Bogor juga telah mengintruksikan kepada seluruh sekolah untuk mempersiapkan secara teknis sarana dan prasarana yang dibutuhkan dan harus disiapkan dalam melaksanakan KBM tatap muka.

Selain itu, dalam rangka memaksimalkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, Pemkab Bogor juga telah menyiapkan sistem monitoring dan evaluasi teknis pola mengajar bagi tenaga pendidik, kependidikan hingga peserta didik sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Seperti diketahui selama pandemi sekolah secara tatap muka belum diperbolehkan dan menerapkan belajar secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.