Sembuh Covid-19, Ade Yasin: Bahagia dan Jangan Banyak Pikiran Kuncinya

0 70

Heibogor.com – Bupati Bogor Ade Yasin yang sempat dinyatakan positif Covid-19 pada Rabu (18/11/20) lalu kini sudah mulai bekerja kembali menahkodai Kabupaten Bogor usai dinyatakan negatif Covid-19 pada Sabtu (28/11/20) kemarin.

Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman tersebut memaparkan kunci kesembuhannya selama menjalani masa isolasi bersama putri sulungnya. Menurutnya, kebahagiaan dan kesenangan merupakan kunci utama kesembuhannya dari Covid-19.

“Semua berawal dari diri kita dahulu, ketika dinyatakan positif Covid-19 diusahakan jangan langsung merasa down, karena itu berpengaruh terhadap suasana hati dan imunitas kita,” ucap Ade Yasin, Rabu (2/12/20).

Mengecek kondisi tubuh secara rutin tidak kalah penting, hal itu yang selalu dilakukan oleh Ade untuk memastikan dirinya tetap dalam keadaan bugar dan semangat meski dalam masa isolasi. “Jangan lupa untuk cek kondisi tubuh, kebetulan kemarin saya sempat rontgen untuk cek kondisi tubuh saya. Alhamdulillah sehat,” jelasnya.

Yang terpenting adalah bagaimana selama masa isolasi diri kita selalu fokus pada proses penyembuhan dan selalu merasa bahagia tanpa ada beban pikiran yang berarti yang bisa menyebabkan stres dan menurunnya imunitas tubuh.

“Jangan banyak pikiran, jadi tinggalkan saja dahulu urusan pekerjaan yang lain kita fokus kepada proses penyembuhan. Saya selalu ikuti petunjuk dokter untuk merasa bahagia. Sehingga memang cepat sembuhnya, demam saja hanya dua hari walau ada sedikit sesak, itu wajar,” kata Ade.

Selama mengikuti anjuran dokter untuk tetap merasa bahagia tersebut Ade kini dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasanya. Bahkan, kesembuhan Ade dari Covid-19 yang hanya memakan waktu 10 hari terhitung cepat dari total masa inkubasi. “Intinya memang kita tetap menerima penyakit dan ada niat untuk sembuh,” imbuhnya.

Menjadi salah satu pasien positif Covid-19 membuatnya semakin gencar menyarankan kepada masyarakat Bumi Tegar Beriman untuk selalu menerapkan 3M (Mencuci tangan, Menjaga Jarak dan Menggunakan masker) dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Covid-19 tidak pandang bulu, siapa saja dapat kena. Untuk itu penting menerapkan 3M karena kita tidak akan pernah tahu tertular dari siapa dan di mana,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.