Puluhan Pasutri Ikut Isbat Nikah Massal di Pengadilan Agama, Gratis!

0 86

Heibogor.com – Sebanyak 57 pasangan suami istri mengikuti isbat nikah massal di Pengadilan Agama (PA) Kota Bogor, Jalan Abdullah Bin Nuh, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (27/11/20). Acara yang di inisiasi oleh Kerukunan Warga Bogor (KWB) Kota Bogor ini, menjadi isbat nikah massal tahun ke-2 yang rutin digelar setiap tahun.

Sekretaris KWB Kota Bogor yang juga inisiator isbat nikah masal, Anita Primasari Mongan mengatakan, total pasangan suami istri yang mengikuti itsbat nikah setelah di verifikasi ada 57 pasangan. Sejak dibuka bulan Agustus lalu, antusias warga sangat tinggi mengikuti isbat nikah massal ini, namun karena dalam suasana pandemi, jumlah pasangan yang terverifikasi dan tervalidasi hanya 57 pasangan.

“Target kami melebihi 100 pasangan, tapi karena dalam suasana pandemi, yang berkas-berkasnya lengkap hanya 57 pasangan. Memang tahun ini tidak mencapai target seperti tahun lalu yang tembus 100 pasangan,” ucap Anita.

Dia menuturkan, seluruh pasangan yang mengikutin isbat nikah massal merupakan warga Kota Bogor. Proses pernikahan di Pengadilan Agama dengan empat ruangan yang digunakan. Pelaksanaan isbat nikah juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan setiap pasangan sudah diatur masing masing ruangan untuk pelaksanaan sidang pernikahannya.

“Yang mengikuti isbat nikah ini bersemangat, karena mereka juga butuh legalitas surat nikah resmi yang nantinya bisa digunakan untuk kegiatan administrasi kependudukan, untuk haji atau umroh dan lainnya,” jelasnya.

Anggota DPRD dari Fraksi Demokrat ini menerangkan, pelaksanaan isbat nikah massal dari KWB ini gratis dan pasangan suami istri tidak diminta biaya apapun. “Isbat nikah massal ini gratis dan semuanya ditanggung oleh KWB Kota Bogor,” terangnya. Anita berharap, warga tidak perlu takut atau malu, justru ini kesempatan yang bisa dimanfaatkan warga untuk mendapatkan legalitas tentang surat-surat administrasi pernikahannya.

“Kita di sini tidak pernah melegalisasi poligami. Jadi, kalau orang yang sudah nikah resmi dan nikah kedua ini nikah siri kita minta mereka cerai dulu dan harus melampirkan surat cerai, baru mereka bisa isbat. Setelah sidang itsbat selesai, mereka nanti akan mendapatkan penyerahan buku nikah yang akan dilaksanakan di Balai Kota Bogor oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya,” paparnya.

Sementara, Ketua panitia Dudi Mauludi, menuturkan, ini pelaksanaan sidang isbat kedua kalinya yang dilaksakan oleh KWB. Alhamdulillah berjalan dengan sukses. Ini merupakan kalender tahunan KWB, dengan tujuan KWB ini lebih bermanfaat kepada masyarakat.

“Maksud dari itsbat nikah ini adalah agar pasangan suami istri yang menikah secara siri mendapat pengakuan dari negara dengan demikian anak dan istrinya diangkat derajatnya dari isbat ini, sehingga dapat pengakuan resmi dari negara dan anaknya bisa mendapat akta kelahiran, KK dan KTP,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.