Jamsostek Terapkan Sistem Layanan Tanpa Kontak Fisik bagi Peserta Klaim

0 72

Heibogor.com – Badan Penyelenggara Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Bogor Kota menerapkan sistem Layanan Tanpa Kontak Fisik atau yang disebut Lapak Asik kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan yang hendak melakukan klaim di BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) cabang Bogor Kota, Jalan Pemuda, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Kepala BP Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Bogor Kota, Mias Muchtar menuturkan, pandemi Covid-19 ini, bisa menyerang siapa pun. Salah satu dampaknya adalah banyaknya tenaga kerja yang di PHK atau di rumahkan. Belum lagi perusahaannya yang bangkrut.

Dari itu, banyak peserta yang datang ke sini untuk mengklaim jaminan sosial ketenagakerjaannya. Nah, BPJS Ketenagakerjaan adalah lembaga publik lembaga pelayanan maka tidak mungkin menghentikan pelayanan di kondisi Covid-19 saat ini.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, kami mengeluarkan inovasi berupa Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik). Metode pelayanan Lapak Asik ini ada tiga. Pertama, pengajuan klaim melalui online. Kedua, pengajuan klaim melalui kolektif bagi tenaga kerja atau perusahaan. Ketiga, layanan offline menggunakan Lapak Asik dengan sistem pelayanan “One to Many” artinya satu petugas kami bisa melayani 5-7 peserta dengan waktu yang bersamaan,” jelas Mias, Kamis (12/11/20).

Mias mengungkapkan, setiap hari ada 400 sampai 500 peserta yang datang mengurus bermacam-macam jaminan baik itu yang mengurus Jaminan Hari Tua (JHT) Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK),  dan Jaminan Kematian (JKM), pengambilan jaminan pensiun. Nah, melalui Lapak Asik ini, peserta tidak perlu datang ke kantor cabang, cukup mendaftar via online karena lebih mudah dan dapat dilakukan di rumah sehingga bisa terhindar dari risiko terpapar Covid-19.

Kecuali bagi yang tidak punya handphone atau kuota bisa datang ke kantor cabang. Inovasi ini, dilakukan sebagai upaya mendukung usaha pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Di sini kami menyiapkan 20 unit komputer agar tidak terjadi penumpukan massa. Jadi, peserta dilayani lewat media komputer sehingga petugas tidak ada kontak fisik dengan peserta. Kita menghormati dan melaksanakan protokol kesehatan. Kami tidak mau ada kluster baru di kantor pelayanan kami,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, prosedur pengajuan klaim menggunakan Lapak Asik sebenarnya memiliki mekanisme dan tahapan yang lebih sederhana namun tetap mengedepankan keamanan melalui konfirmasi validitas data peserta. Dengan protokol ini, peserta dapat menghemat waktu dengan tidak harus datang ke kantor cabang BPJAMSOSTEK seperti yang biasa dilakukan sebelumnya.

Hal-hal yang harus diperhatikan antara lain: memastikan kelengkapan dokumen yang disyaratkan, tenggat waktu pengiriman dokumen, dan keberadaan peserta saat dihubungi melalui panggilan video. Ketersediaan dokumen asli saat proses verifikasi juga harus dipastikan agar proses pengajuan klaim berjalan dengan lancar.

“Metode Lapak Asik ini, sudah sangat mudah dengan tetap mengedepankan keamanan data dan dana peserta. Oleh karena itu, kami mengimbau agar seluruh peserta dapat mengikuti prosedur yang berlaku demi keamanan dan kenyamanan bersama. Mari kita bersama disiplin mematuhi protokol kesehatan, agar pandemi ini bisa segera berlalu,” ujarnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.