Warga Warung Bandrek Manfaatkan Urban Farming Siaga Pangan saat Pandemi Covid-19

0 46

Heibogor.com – Memanfaatkan dinding pembatas perumahan seluas 3600 meter warga Kampung Warung Bandrek (Warban) RW 05, Kelurahan Bondongan, Kota Bogor, mensulapnya menjadi lahan tanam sayuran, Kamis (12/11/20).

Urban farming dengan konsep vertical garden yang sudah berjalan sejak bulan Maret lalu ini, dibuat oleh warga setempat sebagai bentuk upaya ketahanan dan siaga pangan di tengah pandemi Covid-19.

Fasilitator pertanian dari Yayasan Bumi Selaras Sejahtera (YBSS), Tedi Sutisna yang mengembangkan urban farming ini menjelaskan, urban farming dengan konsep vertical garden ini dibuat dengan memanfaatkan dinding pembatas perumahan seluas 3600 meter.

Urban farming ini, sudah berjalan sejak bulan Maret lalu dan sudah dua kali panen. Sementara ini, baru ada lima jenis sayuran yang ditanam yakni kangkung, bayam, caisim, pakcoy dan okra dari Jepang, dan semuanya sudah panen.

“Rencananya kita mau nanam 14 jenis sayuran yang bibitnya kita dikasi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Tapi sekarang baru 5 jenis dulu yang ditanam. Sayuran ini, rata-rata bisa panen dalam waktu satu bulan. Sementara hasil panen buat ketahanan pangan warga dulu. Jika nanti hasilnya sudah melimpah baru dijual ke pasar,” terangnya.

Tedi melanjutkan, sampai saat ini, berbagai jenis tamanan pangan telah tumbuh memenuhi pagar pembatas perumahan kurang lebih sepanjang 40 meter. Tanaman-tanaman sayuran tersebut ditanam dalam media tanam dari karpet serta botol dan kaleng plastik bekas.

Pihak yayasan juga kerap melakukan pengecekan ke kebun secara rutin setiap tiga hari sekali untuk memastikan pertumbuhan tanaman agar tumbuh dengan optimal. Untuk perawatan tanaman, dirinya juga memberdayakan pemuda setempat untuk melakukan penyiraman dua kali sehari, kecuali saat hujan. Pemupukan juga dilakukan dua kali sehari dengan menggunakan pupuk organik cair yang disuplai YBBS dari Tempat Pengolahan Sampah reduce,reuse, recycle(3R).

“Orang perkotaan juga butuh ketahanan pangan apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini. Itu yang menjadi tujuan urban farming ini dengan membuat ketahanan pangan berjuta sayuran dan pangan dari kita untuk kita,” ucapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.