Waduh! Ada 17 Wisatawan Puncak Reaktif Covid-19

0 42

Heibogor.com – Sedikitnya ada 17 wisatawan dari luar Bogor yang hendak berwisata ke kawasan Puncak, dinyatakan reaktif dari hasil Rapid Tes massal yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

ke-17 wisatawan tersebut dinyatakan reaktif, usai menjalani Rapid Tes di massal yang dilakukan di tiga lokasi berbeda di kawasan Puncak yakni di Simpang Gadog (Masjid Harakatul Jannah), Kantor Kecamatan Megamendung dan di kawasan wisata Telaga Warna.

“Update sementara, dari 1000 Rapid Tes Kit yang kita sediakan, ada 17 wisatawan luar Bogor yang dinyatakan reaktif. 7 orang dari hasil pemeriksaan di Telaga Warna, 4 orang dari hasil pemeriksaan di Gadog dan 6 orang dari Kantor Kecamatan Megamendung,” Kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina, Kamis (29/10/20).

Wisatawan yang menunjukkan hasil reaktif, langsung dilakukan tes swab di tempat, untuk selanjutnya diminta tidak melanjutkan perjalanan dan melakukan isolasi mandiri di rumah sembari menunggu hasil swab beberapa hari ke depan.

Mayoritas, berasal dari luar wilayah Bogor seperti Jakarta. “Kalau ada yang reaktif langsung kita swab di tempat. Nanti untuk hasil swabnya kita akan kabarkan kemudian hari. Tapi pendataan sudah kota lakukan by name dan by address,” jelasnya.

Jika hasil swab ke 17 wisatawan tersebut menunjukkan hasil positif, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait mengingat mayoritas yang dinyatakan reaktif merupakan warga luar Bogor seperti Jakarta.

“Kalau hasil swabnya positif kita akan langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah di mana wisatawan ini tinggal, untuk kemudian di tindak lanjuti oleh pemerintah di sana,” ungkapnya.

Jika wisatawan tersebut berasal dari Kabupaten Bogor, pihaknya akan langsung melakukan tracing, dibantu dengan Satgas Covid-19 Puskesmas di kecamatan untuk melakukan pemantauan.

“Kalau mereka adalah warga kita, langsung akan kita lakukan tracing bersama Satgas Covid-19 Kecamatan untuk selanjutnya kita tangani,” tutupnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.