Desain Batik New Normal Lebih Stylish dan Minimalis Tetap Eksis di Masa Pandemi

0 41

Heibogor.com – Tim Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPUD) Universitas Pakuan berkolaborasi bersama pengrajin batik Dayatri di Cibinong menciptakan motif batik khas bogor dengan nama “Batik New Normal”.

Batik New Normal ini merupakan terobosan baru dari batik sebelumnya dengan ciri motif khas lebih stylish dan minimalis agar diminati pemuda terutama milenial. Apalagi istilah New Normal di tengah pandemi Covid-19 tengah naik daun.

“Kita beri nama Batik New Normal tujuannya agar pemuda terutama milenial tertarik dengan batik. Karena di tengah pandemi seperti ini kita harus beradaptasi agar batik tetap diminati,” kata anggota tim PPUD Unpak, Eneng Tita Tosida, Senin (26/10/20).

Dosen Universitas Pakuan itu memaparkan Batik New Normal sendiri dibuat dengan motif, pola dan desain khusus kekinian khas anak muda. Ada beragam motif yang diciptakan termasuk motif unggulan seperti Kujang Rereng dan Kujang Tereup yang merupakan motif khas Kabupaten Bogor.

“Tim PPUD Unpak bersama dosen lainnya Deden Ardiansyah, Agung Djati Waluyo bersama Batik Dayatri mendesain 50 motif batik New Normal sehingga kami harapkan desain New Normal ini dapat meningkatkan omzet Batik Dayatri selama pandemi,” terangnya.

Tak heran bila ia menargetkan pemasaran batik tersebut hingga ke Malaysia dan Thailand, di mana sementara ini batik tersebut telah diminati sejumlah dosen di Bogor dan pengusaha multilevel marketing. “Fokus kegiatan kali ini adalah bagaimana tim kami bersinergi dengan pengrajin batik Kabupaten Bogor untuk berbagi ide motif, memberi wawasan dan memfasilitasi kerjasama untuk penguatan usaha mereka,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.