Role Playing Game, Permainan Kenalkan Beragam Jenis Batik Karya Inovasi Mahasiswa Unpak yang Patut Diacungi Jempol

0 43

Heibogor.com – Kota Hujan kembali menorehkan inovasi dalam bidang hobi. Ya,  mahasiswa Universitas Pakuan (Unpak) Bogor, Mansyur Hidayat  menciptakan game atau permainan dengan konsep memperkenalkan beragam jenis batik khas Kabupaten Bogor berbasis Role Playing Game (RPG) atau Permainan Bermain Peran.

 

Dalam game ini mendeskripsikan beragam jenis batik mulai dari proses pembuatan, pola, motif dan asal batik dalam bentuk audio visual dan media interaktif. Mikail/heibogor.com

Mansyur yang merupakan mahasiswa jurusan Ilmu Komputer ini membuat game untuk memperkenalkan beragam jenis batik bagi semua kalangan yang masih minim informasi perihal batik dengan nama Game Edukasi Batik Kabupaten Bogor.

mahasiswa Universitas Pakuan (Unpak) Bogor, Mansyur Hidayat menciptakan game atau permainan dengan konsep memperkenalkan beragam jenis batik khas Kabupaten Bogor berbasis Role Playing Game (RPG) atau Permainan Bermain Peran. Mikail/heibogor.com

“Karena banyak yang belum mengenal jenis-jenis batik. Untuk itulah saya ciptakan game ini agar orang lain dapat mengenal batik melalui permainan. Terutama memperkenalkan batik khas Kabupaten Bogor,” ungkapnya, Minggu (25/10/20).

Dalam game ini mendeskripsikan beragam jenis batik mulai dari proses pembuatan, pola, motif dan asal batik dalam bentuk audio visual dan media interaktif. Menurutnya, dengan wadah dalam bentuk permainan membuat siapa saja dapat tertarik untuk mempelajari batik.

“Konsep permainannya mirip seperti game Harvest Moon, pengguna game dapat memilih jenis batik yang akan di deskripsikan. Di klik saja kemudian nanti muncul gambar, video, deskripsi tentang batik itu sendiri,” paparnya.

Permainan ini, kata mahasiswa tingkat akhir tersebut, masih berbasis desktop. Rencananya 6 bulan ke depan akan dikembangkan berbasis android sehingga pengguna android dapat mengunduh dan memainkan game tersebut melalui ponselnya.

Menggunakan aplikasi RPG MV, game yang dibuatnya selama 1,5 bulan tersebut ditargetkan memikat para pelajar berbagai tingkat dan usia agar siapa saja dapat bermain sambil belajar tentang batik. “Targetnya dapat dimainkan semua usia yang kita spesialisasikan bagi pelajar terutama di Bogor kemudian hingga nasional sebagai sarana belajar dalam bentuk game,” tutup pria berusia 22 tahun itu

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.