Lebih Dekat dengan Sekdakot Baru Syarifah Sofiah Dwikorawati, Alumni IPB Sekaligus Birokrat Senior

0 34

Heibogor.com – Wali Kota Bogor, Bima Arya secara resmi melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor yang baru Syarifah Sofiah Dwikorawati, di halaman Balaikota Bogor, Kamis (1/10/20). Syarifah yang dipilih melalui berbagai proses seleksi dan pertimbangan, disebut-sebut sebagai Sekda perempuan pertama di Kota Bogor.

Seperti apa sosok pengganti Ade Sarip Hidayat ini?

Syarifah Sofiah Dwikorawati, Ibu satu anak ini lahir pada 10 November 1964 dan besar di Kota Bogor. Syarifah juga tercatat sebagai alumni SD Pengadilan 1 Kota Bogor, SMP Negeri 4 Kota Bogor dan SMA Negeri 2 Kota Bogor.

Kemudian Syarifah melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, yakni S1 Sarjana Perikanan IPB University, S2 Magister Saint Ilmu Pengelolaan dan Sumber Daya Alam di IPB University, S3 Doktor Ilmu Pengelolaan dan Sumber Daya Alam di IPB University.

Ia juga pernah mengikuti berbagai macam pendidikan informal, baik di dalam maupun luar negeri. Tiga kursus terakhir yang diikuti Syarifah adalah Regional Economic Development Strategy University of California di Los Angeles, Amerika Serikat pada 2017, Participated in the Knowledge Co-Creation Program (Country Focus) di Jepang pada 2018 dan Urban Management and Local Development di Rotterdam, Belanda pada 2018.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut bahwa terpilihnya Syarifah sebagai Sekda merupakan babak baru bagi Kota Bogor dan juga Kabupaten Bogor. “Ibu Syarifah adalah birokrat senior. Insya Allah akan banyak persoalan-persoalan yang selama ini belum tuntas, akan tuntas. Sebagian besar persoalan Kota Bogor Insya Allah akan terakselerasi solusinya ketika koordinasi menjadi lebih baik,” ujar Bima.

Sekedar informasi, susunan tim Pansel Sekda Kota Bogor terdiri dari unsur pemerintah, akademisi dan profesional. Selain Aba Subagja, ada juga Rektor Universitas Pakuan Bibin Rubini, Kepala Pusat Pengembangan Kepegawaian ASN pada Badan Kepegawaian Negara Ahmad Jalis, Rektor IPB University Arif Satria, Asisten Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan Sosial Provinsi Jawa Barat Rd. Dewi Sartika, Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Drajat Wisnu Setyawan dan profesional di bidang Pelayanan Publik Mochamad Mustafa.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.