HMI Lapor Polisi Imbas Ricuh Aksi Unjuk Rasa Tuntut Tranparansi Anggaran Proyek RSUD Leuwiliang

0 26

Heibogor.com – Sedikitnya ada lima mahasiswa tergabung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor yang mengalami luka-luka imbas dari kericuhan yang terjadi saat aksi unjuk rasa perihal dugaan polemik maladministrasi terindikasi korupsi dari pembangunan RSUD Leuwiliang di Depan Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Kamis (17/9/20) kemarin.

Soal ini, Ketua HMI Cabang Bogor, Wildan Nugraha mengatakan akibat peristiwa tersebut kini dirinya bersama perwakilan HMI Cabang Bogor lainnya tengah membuat laporan ke Polres Bogor.

“Harusnya dengan cara baik-baik. Toh kita juga tidak menggunakan kekerasan. Tetapi mereka malah memukuli kita, bahkan sampai mengeroyok. Kami saat ini putuskan proses pelaporan di Polres Bogor, di Satreskrim,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/20) malam.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa yang menggelar aksi terkait dugaan polemik maladministrasi terindikasi korupsi dari pembangunan RSUD Leuwiliang terlibat adu dorong dengan petugas keamanan hingga terjadinya aksi saling pukul.

Ricuh bermula ketika satuan petugas dari Polisi dan Satpol PP secara bergerombol keluar dari gerbang tersebut menuju para mahasiswa dan kemudian terlibat aksi saling pukul. Bahkan salah seorang mahasiwa ada yang terkena pukul, dicekik, hingga ditendang petugas. Dalam video yang beredar luas di sosial media pun menunjukan adanya oknum petugas Satpol PP menendang salah seorang mahasiwa hingga terjatuh.

“Kita kecewa dengan aparat hari ini terkesan represif sampai anggota kita ada tertahan satu di dalam sampai berdarah. Kami tidak terima represif kepolisian dan Pol PP,” kata koordinator lapangan aksi, Badru Tamam.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.