Disdik Bagikan Ratusan Ribu Paket Kuota Internet Bantu Belajar Jarak Jauh

0 69

Heibogor .com- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor membagikan 500.000 kartu perdana dengan kuota internet ke seluruh sekolah Kabupaten Bogor untuk membantu proses kegiatan belajar secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Hal itu disampaikan Sekertaris Disdik Kabupaten Bogor, Atis Tardiana di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor, Rabu (16/9/20) menyusul ditetapkannya kembali PJJ selama perpanjangan masa PSBB Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Jumat (11/9/20) kemarin.

“Untuk pembelajaran tetap menggunakan PJJ ya karena kondisi belum memungkinkan. Kita membantu kartu perdana Telkomsel hampir 500 ribu kuota 10GB perbulan, kita sebar semua sekolah kartu perdana itu mudahan bermanfaat bagi siswa,” ungkap Atis.

Atis memaparkan kartu 10GB tersebut berlaku selama sebulan dan dapat diperpanjang kuota kembali dengan pulsa minimal Rp5 Ribu untuk pembelajaran secara daring. “Kalau dari Telkomsel 1 bulan, tapi bulan berikutnya hanya mengisi kuota 10 Rupiah dapat 10 GB kuota. Tapi operator enggak ada 10 rupiah adanya 5 Ribu, minimal dapat 11 GB. 10GB untuk pembelajaran, 1GB untuk chat WhatsApp lain-lainnya,” jelasnya.

Sementara untuk bantuan pulsa dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Atis mengatakan pihaknya sudah mengisi data pelajar Kabupaten Bogor dan masih menunggu realisasi tersebut karena bukan kewenangan pihaknya.

“Kita menunggu di data itu, kemarin pengisian data sih tanggal 10 September mudahan secepatnya. Jadi double ya dengan bantuan Kemendikbud 20GB satu penerima, bisa jadi kan beda nomer ya, jadi data Dapodik tidak satu operator,” paparnya.

Diketahui, Disdik Kabupaten Bogor menerapkan sistem pembelajaran kombinasi. Artinya selain melakukan PJJ secara daring, bagi pelajar yang tidak bisa mengikuti pembelajaran secara daring dibuatkan belajar secara berkelompok oleh guru mulai 6 hingga 8 murid ke sekolah atau rumah guru.

“Sekolah boleh memanggil muridnya ke kelas maksimal 8 orang, bukan artinya belajar tatap muka, hanya memberi penugasan minimal diberikan pemahaman dahulu. Karena tidak efektif kalau daring semua,” tandasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.