Tim Elang Patroli Antisipasi Pengunjung Kafe dan Resto Ramai di Akhir Pekan

0 37

Heibogor.com – Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Tim Elang Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor melakukan pengawasan cafe dan restoran di kawasan Kecamatan Tanah Sareal, Bogor Tengah dan Bogor Utara pada Rabu (16/9/20) siang.

Koordinator Tim Elang, Bagus Maulana Muhammad mengatakan, dalam rangka pengawasan tim Elang bergerak dengan dipantau langsung dan ditemani oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya.

“Saat patroli tadi ada beberapa tempat yang kami datangi, kami berikan pengertian secara persuasif. Alhamdulillah mereka semua bisa memahami dengan baik mungkin nanti saat akhir pekan tantangannya akan lebih besar. Karena pengunjung ramai di hari-hari libur. Ya, hari Sabtu dan hari Minggu,” ungkap Bagus kepada wartawan usai patroli.

Bagus melanjutkan, kenapa weekend yang diantisipasi, karena diperkirakan beberapa masyarakat atau warga di Jakarta yang tidak bisa makan-makan atau nongkrong di Jakarta mungkin akan larinya ke Kota Bogor. Karena di sini hanya dibatasi tidak dilarang.

“Karena itu, kita harus antisipasi, minimal menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Khususnya ditempat-tempat keramaian seperti restoran dan cafe ini,” tambah pria yang juga Ketua KNPI Kota Bogor.

Bagus juga menjelaskan, hasil monitoring hari ini, di beberapa tempat ada yang masih patuh dan ada yang sudah mulai males-malesan memakai maskernya. Maka dari itu, dari tim Elang langkah yang pertama mengingatkan dahulu. Kalau masih abai baru diingatkan tentang sanksi-sanksi yang akan diberikan kepada pelanggar.

“Kalau masih banyak yang mengabaikan tentunya kepada pelaku usahanya yang kita ingatkan. Untuk pelaku usaha kami juga teliti sejauh mana mereka menerapkan setengah dari kapasitas tempat usaha mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, untuk restoran dan cafe di Kota Bogor yang ramai itu hari Sabtu-Minggu, tetapi di hari biasa saja tadi ditemukan ada pengunjung dari Depok Sawangan serta Jakarta. Intinya akan dikuatkan pengawasan di hari Sabtu dan Minggu tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada penumpukan.

“Saya sangat bersyukur sekali dalam penerapan sanksi dilakukan teguran terlebih dahulu, kemudian dicatat. Nanti ada mekanismenya jadi dicatat dulu pelanggaran yang ada, kemudian dilaporkan ke supervisor tim Elang yaitu ada Satpol PP, TNI dan Polri dan supervisor yang memutuskan sanksinya. Sanksi ini bisa jadi individu yang tidak pakai masker dengan sanksi denda. Apabila di dalam restorannya tidak bisa tertib, bertumpuk itu berarti restoran yang didenda,” tegasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.