Pasar Bogor Bakal Jadi Lahan Parkir KRB, PPJ Siap Optimalkan Pasar Tekum Kemang

Terus Majukan Delapan Pasar Tradisional dan Minta Dukungan PWI Kota Bogor

0 30

Heibogor.com – Jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor memaparkan rencana besar PPJ untuk beberapa tahun ke depan.

Hal itu dituturkan Direktur Utama (Dirut) Perumda PPJ Kota Bogor, Muzakkir saat berkunjung ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor pada Senin (14/9/20) siang.

Muzakkir mengatakan, pihaknya sudah merencanakan akan membangun delapan pasar termasuk Warung Jambu, kemudian direncanakan Plaza Bogor pindah ke Sukasari dan pembangunan akan dilakukan di Sukasari. Kemudian akan dibangun pasar juga di Jambu Dua karena masih ada lahan 1,3 hektar.

“Setelah jadi Jambu Dua dipindahkan Pedagang Kaki Lima (PKL) seputar kawasan Merdeka. Pasar Bogor juga nanti dipindahkan ke Jambu Dua, karena plaza jadi taman dan Pasar Bogor jadi lahan parkir jadi kalau mau ke Kebun Raya Bogor (KRB) parkir di Pasar Bogor,” ungkap Muzakkir didampingi Direktur Umum PPJ Jenal Abidin dan Direktur Operasional PPJ Deni Aribowo.

Muzakkir melanjutkan, pasar-pasar di Kota Bogor akan dirapihkan sesuai arahan pimpinan daerah, kemudian ada juga pembangunan Pasar Tanah Baru, Pamoyanan, Cumpok agar tidak terpusatkan di tengah Kota.

“Untuk saat ini masih kajian investasi di Pemkot Bogor. Mudah-mudahan segera beres, judulnya nanti PMP aset, diharapkan awal tahun 2021 bisa jalan,” tambahnya.

Muzakkir juga menerangkan, pihaknya juga mengharapkan bisa mengelola Pasar Teknik Umum (Tekum) Kemang, saat ini Pemkot Bogor dengan pengacara negara yaitu jaksa tengah memproses pengambilalihan. Nanti diambil Pemkot Bogor dan baru diserahkan kepada Perumda PPJ.

“Sekarang masih menunggu proses antara Pemkot, Kejaksaan dan pihak ketiga PT.Galvindo. Kami sudah disiapkan tim untuk turun ke sana, karena setiap bulan pedagang TU ke kami karena mereka mengetahui persoalannya. Mereka juga bertanya kenapa diam saja direksi dan tidak segera diambil alih pasar Tekum. Kasihan pedagang di sana dan lahan juga ada di wilayah Kota Bogor. Kami siap mengelola dengan maksimal,” tuturnya.

Muzakkir juga mengatakan, selain memaparkan program, pihaknya juga siap bersinergis dan saling mensupport dengan PWI Kota Bogor. Semisal ada beberapa kios yang bisa dipergunakan teman-teman untuk memulai usaha.

“Nanti kami bisa buka jaringan untuk sayur mayur ataupun barang-barang yang bisa dijual dipasar. Tentunya dengan harga yang sesuai di pasaran,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Arihta Utama Surbakti menuturkan, akan mensupport program pengembangan Perumda PPJ Kota Bogor, terlebih dengan adanya silaturahmi jajaran direksi ke PWI Kota Bogor.

“Dengan adanya kunjungan Perumda PPJ ini bisa lebih bersinergi dengan kami. Bisa saling support antara PWI Kota Bogor dengan ranahnya di media, kemudian Perumda PPJ mendorong program PWI Kota Bogor yang sudah ada Koperasi Wartawan Mandiri Sejahtera,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Koperasi Wartawan Mandiri Sejahtera, Irwan Natsir mengatakan, ada peluang untuk koperasi bersinergis dengan Perumda PPJ Kota Bogor, semisal dari hal pengelolaan perparkiran dan toilet umum. Mudah-mudahan Perumda PPJ ini bisa mensuport PWI dengan koperasinya sehingga meningkatkan kesejahteraan anggota PWI Kota Bogor.

“Nanti ada MoU bisa direspon, sehingga jelas tertuang saling support antara kedua belah pihak,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.