Perajin Sangkar Ayam di Bogor

Wawan (46) menyelesaikan pembuatan sangkar ayam dari bambu di Kampung Kukupu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (28/8/20). Usaha rumahan yang memproduksi 24 sangkar per 10 hari ini, dipasarkan ke sejumlah wilayah diantaranya Parung, Bojonggede, Depok, Jakarta, dan Bekasi. (heibogor/Andi)

0 40

 

Wawan (46) salah satu perajin sangkar ayam dari bambu di Kota Bogor, yang masih bertahan di tengah kemajuan zaman, Jumat (28/8/20). Usaha rumahan yang dijalani secara turun temurun ini, harus bersaing dengan produk modern. Namun kerajinan anyaman bambu yang sangat ramah lingkungan ini mampu bertahan dan memiliki pembeli setia. (heibogor/Andi)
Sangkar ayam yang dibuat dengan menggunakan bambu tali, Jumat (28/8/20). Dua batang bambu besar bisa menghasilkan 3 kurungan. Sedangkan satu batang bambu kecil bisa buat satu kurungan. (heibogor/Andi)

Keahlian Wawan membuat sangkar ayam ia pelajari dari orang tuanya yang juga pengrajin kurungan ayam. Adapun jenis bambu yang dipakai yaitu bambu tali ditambah bahan paku, kawat, dan tali plastik. (heibogor/Andi)

 

Wawan (46) menyelesaikan pembuatan sangkar ayam dari bambu di Kampung Kukupu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (28/8/20). Usaha rumahan yang memproduksi 24 sangkar per 10 hari ini, dipasarkan ke sejumlah wilayah diantaranya Parung, Bojonggede, Depok, Jakarta, dan Bekasi. (heibogor/Andi)

 

Wawan (46) menyelesaikan pembuatan sangkar ayam dari bambu di Kampung Kukupu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (28/8/20). Dalam sebulan kurang lebih 72 kurungan dapat ia buat. Sangkar ayam ini dipasarkan ke sejumlah wilayah diantaranya Parung, Bojonggede, Depok, Jakarta, dan Bekasi. (heibogor/Andi)

 

Usaha sangkar atau kurungan ayam yang masih dijalani ini adalah usaha turun temurun dan sudah berjalan selama puluhan tahun. Kendala yang dihadapi dalam mempertahankan usaha ini adalah dari sisi modal, pemasaran, dan persaingan dengan produk lain. (heibogor/Andi)

 

Wawan (46) menyelesaikan pembuatan sangkar ayam dari bambu di Kampung Kukupu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (28/8/20). Dalam sehari Wawan dapat memproduksi 2-3 sangkar dan dikirim ke pengepul setiap 10 hari sekali sebanyak 24 sangkar. (heibogor/Andi)

 

Warga menyerut bambu untuk rangka sangkar, Jumat (28/8/20). Kampung Kukupu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, terkenal sebagai sentra pembuat sangkar ayam dari bambu yang telah dijalani warga selama puluhan tahun. (heibogor/Andi)

 

Kampung Kukupu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, terkenal sebagai sentra pembuat sangkar ayam dari bambu yang telah dijalani warga selama puluhan tahun. Sangkar yang dibuat dengan menggunakan bambu tali rata-rata berdiameter 60 hingga 90 cm. Dua batang bambu besar bisa menghasilkan 3 kurungan. Sedangkan satu batang bambu kecil bisa buat satu kurungan (heibogor/Andi)

 

Wawan (46) menyelesaikan pembuatan sangkar ayam dari bambu di Kampung Kukupu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (28/8/20). Dalam sebulan kurang lebih 72 kurungan dapat ia buat. Sangkar ayam ini dipasarkan ke sejumlah wilayah diantaranya Parung, Bojonggede, Depok, Jakarta, dan Bekasi. (heibogor/Andi)

 

Wawan (46) menyelesaikan pembuatan sangkar ayam dari bambu di Kampung Kukupu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (28/8/20). (heibogor/Andi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.