Bengkel Las Pak Sali Eksis Otak-atik Bemo yang Jadi Incaran Kolektor

0 88

Heibogor.com – Seiring kian menjamurnya jasa reparasi dan restorasi kendaraan di tengah perkembangan industri transportasi, bengkel las Pak Sali mungkin menjadi satu-satunya bengkel di Kota Bogor yang masih eksis menangani kendaraan tua dan sudah menjadi barang langka.

Bengkel yang dijalani secara turun temurun yang kini dipegang oleh generasi keduanya yakni Jayadi, melayani jasa restorasi becak motor (bemo) mulai dari nol hingga kembali kepada bentuk dan kondisi semula. Meski sudah dihapus dari program angkutan kota, ternyata penggemar bemo masih banyak ditemui di sejumlah wilayah di Indonesia.

Terbukti, sejak usaha ini dijalankan 70 tahun silam hingga sekarang, para penggemar maupun kolektor bemo banyak yang memakai jasa Jayadi untuk memoles bemo yang sudah tua atau rusak menjadi kembali menarik.

Jayadi menuturkan, bemo adalah angkutan umum beroda tiga yang muncul pertama kali di Indonesia sekitar tahun 1960-an untuk menggantikan becak. Bemo tidak hanya hadir di Jakarta, melainkan juga di kota-kota lain seperti di Bogor, Bandung, Surabaya, Malang, Padang, Denpasar, dan lain-lain. karena kendaraan ini sangat praktis dan mampu menjangkau jalan-jalan yang sempit, dan dapat melaju jauh lebih cepat daripada becak.

Saat ini, bemo sudah dihapus dari program angkutan kota karena dianggap sudah terlalu tua, tidak aman lagi dan asapnya menyebabkan polusi. Meski sekarang sudah punah dan menjadi barang langka, namun masih banyak orang yang menyukai bemo hingga menjadikannya barang koleksi serta pajangan.

“Usaha ini, sudah saya jalani sejak tahun 60 an meneruskan usaha ayah saya. Jadi, saya ini generasi kedua yang meneruskan usaha bengkel khusus bemo,” kata Jayadi, belum lama ini.

Ia menjelaskan, di bengkel ini, dirinya dibantu dua orang yakni bagian dempul, mekanik dan body repair. Jasa yang bisa dilakukan yakni pembuatan perahuan, bak, pintu, body repair, hingga mekanik. Rata-rata konsumen yang memakai jasanya itu, para kolektor dan penggemar bemo.

“Konsumen yang biasa ke sini ada yang dari Bandung, Jakarta, Bogor. Karena bemo sudah tidak jalan, rata-rata mereka merestorasi bemo untuk koleksi, pameran, atau pajangan,” bebernya.

Namun, karena sudah langka, sambungnya, kendala di restorasi ini pada sparepart onderdilnya yang sudah tidak ada di pasaran.

“Untuk biaya restorasi kendaraan roda tiga bermesin 2 tak ini bisa mencapai Rp 15 juta yang pengerjaannya dari nol mulai dari body repair sampai mekanik blok mesin. Lama pengerjaan bisa sampai dua bulan tergantung ketersediaan sparepart-nya,” ungkapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.