Pemilihan Pilkades Ditunda Sementara Ikuti Arahan Mendagri

0 27

Heibogor.com – Para calon Kepala Desa (Kades) di 88 desa yang bakal mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Bogor sepertinya harus menghela napas dahulu. Lantaran, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait Penundaan Pelaksanaan Pilkades pada 10 Agustus 2020.

Surat Edaran Mendagri Nomor 141/4528/SJ, yang ditujukan kepada Bupati/Wali Kota seluruh Indonesia berisi setiap kepala daerah diminta fokus menyukseskan Pilkada 9 Desember 2020 mendatang karena masuk dalam Program Strategis Nasional.

Pilkades baru dapat dilaksanakan setelah Pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember 2020 selesai. Alhasil, Pilkades di Bumi Tegar Beriman yang rencananya dihelat 15 November 2020 mendatang terpaksa ditunda. Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan hal tersebut sesuai arahan Kemendagri.

“Pilkades 2020 ini diberhentikan (ditunda) arahan Kemendagri sampai di atas tanggal 9 Desember karena ada Pilkada yang masuk Program Strategis Nasional,” ujarnya, Selasa (11/8/20).

Iwan menyebut belum adanya kejelasan dari Kemendagri terkait jadwal baru Pilkades serentak tersebut. Pihaknya kini tengah membahas penjadwalkan ulang (reschedule) kapan digelarnya kembali Pilkades serentak tersebut. Bersamaan, upaya konsultasi dengan Kemendagri terhadap jadwal Pilkades baru juga segera dijadwalkan Pemkab Bogor guna mengetahui kejelasan jadwal Pilkades dari Pemerintah Pusat.

“Kita upayakan konsultasi Kemendagri dahulu. Kita mengadakan reschedule Pilkades itu misalnya tanggal 20, 25, 26. Intinya setelah tanggal 9 aja. Kami berupaya itu. Tapi, belum diputuskan ya,” jelasnya. Di samping itu, dirinya juga memastikan bahwa Pilkades besar kemungkinan masih menggunakan sistem manual voting langsung datang ke TPS tanpa adanya voting secara daring di tengah pandemi COVID-19 mengingat adanya keterbatasan sarana.

“e-Voting belum, karena teknologi sinyal internet belum bisa. Kita siapkan SOP terkait kesehatan di TPS. Tiap TPS ada jaga jarak, pakai masker, sedia hand sanitizer,” imbuhnya. Diketahui sebelumnya, 88 desa yang tersebar di 34 kecamatan akan menggelar Pilkades serentak dengan rincian, 66 desa yang akan habis masa jabatannya tahun ini dan 22 desa yang akan berakhir masa jabatannya pada Januari tahun 2021.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.