THM di Kabupaten Bogor Nekat Buka di Tengah Pandemi Covid-19

Satpol PP Segel Paksa dan Amankan Sejumlah Wanita Diduga PSK

0 17

Heibogor.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor semakin gencar melakukan sidak ke tempat-tempat yang kedapatan melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 42 tentang PSBB Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Sejumlah tempat hiburan malam (THM) dan panti pijat yang ada di wilayah Bojonggede, Cibungbulang dan Leuwiliang ditutup paksa sang penegak Perda tersebut pada Senin (10/8/20) malam. Karena diketahui sejumlah tempat usaha tersebut melanggar Perbup Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor semakin gencar melakukan sidak ke tempat-tempat yang kedapatan melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 42 tentang PSBB Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Mikail/heibogor.com

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kabupateb Bogor, Temsy Nurdin mengatakan masih banyak tempat usaha yang menyalahi aturan PSBB Pra AKB seperti jam operasional, beroperasi di tengah larangan beroperasi dan sebagainya.

“Operasi Pekat ini dilakukan terkait perpanjangan PSBB Pra AKB, karena masih banyaknya THM yang menyalahi Aturan PSBB Pra AKB ini. Semoga dengan diadakannya kegiatan ini, dapat menekan penularan positif Covid-19 di Kabupaten Bogor,” ujarnya, Selasa (11/8/20).

Selain itu, lanjut Temsy, operasi penertiban ini dilakukan guna menekan penyakit masyarakat yang semakin menjamur dimalam hari lantaran masih berkumpul di tengah pandemi COVID-19.

Dari operasi tersebut, petugas mengamankan 4 pemandu lagu, 7 pekerja seks komersial (PSK) dan 3 pemijat panti ke Mako Satpol PP Kabupaten Bogor untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya, para pemandu lagu dan PSK diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor untuk pendataan dan Pembinaan ke Panti Sosial.

Operasi serupa juga akan rutin dilaksanakan oleh Satpol PP Kabupaten Bogor menertibkan masyarakat yang masih enggan menerapkan protokol kesehatan dan dinilai melakukan pelanggaran terhadap Perbup atau Perda.

“Demi mewujudkan Kabupaten Bogor Sehat, Aman dan Produktif, operasi pekat ini akan rutin dilaksanakan. Selain untuk meninjau sarana pra sarana protokol kesehatan, penertiban terhadap penyakit masyarakat pun terus digiatkan, untuk menciptakan ketertiban dan ketentraman masyarakat,” paparnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.