Serunya Kerjakan Tugas Sekolah Sambil Jajan di Warung Teteh, Bantu Pelajar yang Terkendala Internet

0
Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 212

Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 213
27

Heibogor.com – Setiap pagi sejumlah anak berkumpul di teras salah satu warung di Kampung Poncol, Nanggewer Mekar, Cibinong, Kabupaten Bogor. Bukan untuk berangkat bersama ke sekolah apalagi bermain layaknya anak-anak lain.

Di tengah pandemi COVID-19 seperti ini membuat para pelajar harus rela meninggalkan kursi sekolah mereka hingga waktu yang belum ditentukan. Beberapa pelajar saat ini harus mengikuti pembelajaran secara daring.

Tentu tak semua pelajar dapat melaksanakan pembelajaran secara daring tanpa kendala, terlebih bagi mereka yang tidak memiliki smartphone hingga tersedianya kuota internet.

Puluhan pelajar berkumpul bersama tepat di warung pinggir jalan yang tersedia jaringan internet wifi untuk belajar mengerjakan tugas sekolah secara daring. Mereka yang hadir ke warung tersebut datang dari berbagai penjuru kampung sekedar menumpang wifi setiap paginya agar dapat mengikuti pembelajaran selama mereka belum bisa belajar secara langsung di sekolah.

“Mas, ini password wifinya apa?,” ujar salah seorang anak yang baru datang ke warung untuk mengerjakan tugas.

Pemilik warung, Didi Setiawan (30) menghampiri anak tersebut beserta anak lainnya untuk memberikan password wifi. Beberapa anak lainnya yang sudah ada di lokasi lebih dahulu tengah mengerjakan soal yang diberikan guru.

Inilah pemandangan setiap harinya di warung yang akrab dengan sebutan ‘warung teteh’ karena dijaga oleh istri Didi, Sri (31). Didi yang setiap harinya bekerja sebagai satpam salah satu pabrik di Cibinong, tidak merasa keberatan bila para pelajar berkumpul di depan rumahnya setiap pagi.

Para pelajar sendiri, kata Didi, datang ke warung yang berada di depan rumahnya secara inisiatif. Mereka terdiri dari pelajar SD, SMP hingga SMA/SMK. Biasanya mereka menggunakan wifi yang tersedia untuk mendownload tugas atau melihat video pembelajaran dari guru hingga mengirim tugas mereka setiap harinya.

“Memang sebelum COVID-19 wi-fi sudah ada tersedia untuk pembeli warung. Namun begitu anak sekolah belajar online jadinya mereka inisiatif sendiri ke sini, saya sediakan tidak keberatan karena saya sendiri memang suka aja kalau anak-anak kumpul di rumah selama positif,” ungkap Didi, Kamis (6/8/20).

Para pelajar merasa terbantu dengan tersedianya wifi di warung itu, salah satunya Hamidah, siswi kelas XI SMK ini setiap paginya pukul 7 pagi sudah berada di warung untuk sekedar mengunduh tugas yang diberikan guru setiap harinya.

Bahkan dirinya bersama teman-teman lainnya tak jarang menyelesaikan tugas setiap harinya hingga siang. Disela-sela waktu, mereka juga biasa memesan makanan dan minuman yang tersedia di warung sembari mengerjakan tugas yang diberikan guru.

Hal seperti ini yang dilakukan Hamidah bersama teman-teman setiap harinya hampir lima bulan belakangan. Wajar, setiap dari mereka membutuhkan akses internet yang cepat untuk mengakses materi-materi pembelajaran, terlebih untuk tutorial pembelajaran dalam bentuk video.

“Sudah lama seperti ini belajar di warung sejak enggak di sekolah aja, kuota habis, jadi buat download soal, nonton Youtube video materi pasti langsung ke sini karena gede (kebutuhan, red) kuotanya,” keluh siswi jurusan Manajemen Perkantoran itu, Sabtu (08/08/20).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.