Mohon Bersabar, Stadion Pakansari Masih Belum Bisa Dibuka untuk Umum

0
Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 212

Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 213
22

Heibogor.com – Sejumlah sektor yang dikecualikan pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Bogor sudah mulai dibuka secara bertahap. Namun sejumlah fasilitas publik masih belum mendapatkan kejelasan untuk dibuka.

Sejumlah sektor yang hingga saat ini belum dibuka yakni wisata air, taman kota, hingga sejumlah tempat keramaian seperti kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor yang kerap dijadikan kawasan warga sekitar untuk berolahraga.

Pantauan heibogor.com pada Selasa (4/8/20) sore sejumlah sekat beton milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, masih terpasang kokoh berdiri memutus jalan bagi pengguna kendaraan roda dua dan roda empat.

Sekat beton tersebut terpasang tepat di putaran kawasan stadion kebanggaan masyarakat Bumi Tegar Beriman. Baik dari arah Jalan Kandang Roda, maupun dari arah Jalan Tegar Beriman. Yang membuat pengendara tak bisa melintas di seputaran stadion.

Meski begitu, tak sedikit pengendara roda dua masih nekat melintasi kawasan stadion dengan cara memanfaatkan ruang sempit, yang terbuka di antara sekat beton tersebut dan berjalan diatas trotoar. Akibatnya, kawasan tersebut kerap kali terjadi penumpukan kendaraan. Lantaran pengendara yang melintas saling bergantian.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Ade Yana mengaku tak bisa berkomentar banyak mengenai hal tersebut. Dirinya juga belum bisa memastikan kapan jalan seputaran Stadion Pakansari dapat kembali dibuka di tengah pandemi Covid-19 seperti ini.

“Belum tahu soal kapan buka kembali kita tunggu perintah dari Ibu Bupati. Kami tinggal tunggu perintah komandan,” singkatnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, salah satu pengedara roda dua, Hafiz (25) mengaku sangat terganggu dengan masih ditutupnya jalur tersebut. “Kalau mau ke Cibinong kan lebih dekat lewat sini. Kalau lewat sana itu kan muter lagi dan lebih jauh,” keluhnya.

Dirinya berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bisa sesegera mungkin membuka jalan ini. “Kalau memang ini ditutup untuk mengurangi keramaian, menurut saya ini bukan solusi. Toh setiap malam juga kawasan ini selalu ramai. Jadi mending dibuka aja,” pintanya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.