Kampung Pembuat Cobek Batu

Di era modernisasi sekarang ini dengan kemajuan teknologinya, masih ada pengrajin peralatan rumah tangga tradisional yang tetap bertahan dan eksis. Ialah kampung pengrajin cobek batu di Kampung Garungsang RT.02/RW.05, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Usaha pembuatan cobek ini, sudah berjalan selama puluhan tahun dan menjadi usaha turun temurun yang diwariskan ke setiap generasinya. Bahkan usaha ini menjadi ciri khas ikon di Kampung Garungsang. Keaslian bahan batu yang dipakai dan cara pembuatannya masih dibuat secara manual membuat produk ini terkenal tidak hanya di wilayah Jakarta tapi juga hingga luar pulau Jawa. (heibogor/Andi)

0 57
Bukit Ansana menjadi tempat warga Kampung Garungsang, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang mengambil bahan batu untuk dibuat cobek. Sekitar 75 persen warga Kampung Garungsang menggantungkan hidupnya dari membuat cobek dan lumpang batu. Sedangkan sebagian lagi bermata pencaharian sebagai petani. Pembuatan cobek di Kampung Garungsang ini, ada yang dilakukan di perbukitan ada juga yang di kerjakan di rumah-rumah. (heibogor/Andi)

 

Pekerja memotong batu sebagai bahan cobek di Bukit Ansana, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Senin (3/8/20). Sebagian besar warga Kampung Garungsang berprofesi sebagai pembuat cobek. Pembuatan cobek di Kampung Garungsang ini, ada yang dilakukan di perbukitan ada juga yang di kerjakan di rumah-rumah. Dan rata-rata warga masih menggunakan cara manual. (heibogor/Andi)

 

Seorang warga memotong batu sebagai bahan cobek di bukit Ansana, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Senin (3/8/20). Sebagian besar warga Kampung Garungsang menggantungkan hidupnya dari membuat cobek yang masih dibuat dengan cara manual. (heibogor/Andi)

 

Pekerja memotong batu menggunakan pahat di Bukit Ansana, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Senin (3/8/20). Sebagian besar warga Kampung Garungsang berprofesi sebagai pembuat cobek dan lumpang batu. Pembuatan cobek di Kampung Garungsang ini, ada yang dilakukan di perbukitan ada juga yang di kerjakan di rumah-rumah. Rata-rata warga masih menggunakan cara manual. (heibogor/Andi)

 

Seorang warga memotong batu sebagai bahan cobek di bukit Ansana, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Senin (3/8/20). Sebagian besar warga Kampung Garungsang menggantungkan hidupnya dari membuat cobek yang masih dibuat secara manual. (heibogor/Andi)

 

Pekerja menyelesaikan pembuatan cobek batu di perbukitan wilayah Kampung Garungsang, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/20). Pembuatan cobek di Kampung Garungsang ini, ada yang dilakukan di perbukitan ada juga yang di kerjakan di rumah-rumah. Rata-rata warga masih menggunakan cara manual. Sedangkan sebagian lagi sudah menggunakan mesin. (heibogor/Andi)

 

Warga menyelesaikan pembuatan cobek batu di perbukitan wilayah Kampung Garungsang, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/20). Di bukit Ansana ini, sedikitnya ada sekitar 50 saung tempat warga mengerjakan pembuatan cobek batu. Pembuatan cobek di Kampung Garungsang ini, ada yang dilakukan di perbukitan ada juga yang di kerjakan di rumah-rumah. Rata-rata warga masih menggunakan cara manual. Sedangkan sebagian lagi sudah menggunakan mesin. (heibogor/Andi)ek batu di perbukitan wilayah Kampung Garungsang, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/20). Di bukit Ansana ini, sedikitnya ada sekitar 50 saung tempat warga mengerjakan pembuatan cobek batu. Pembuatan cobek di Kampung Garungsang ini, ada yang dilakukan di perbukitan ada juga yang di kerjakan di rumah-rumah. Rata-rata warga masih menggunakan cara manual. Sedangkan sebagian lagi sudah menggunakan mesin. (heibogor/Andi)

 

Warga menyelesaikan pembuatan cobek batu di perbukitan wilayah Kampung Garungsang, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/20). Di bukit Ansana ini, sedikitnya ada sekitar 50 saung tempat warga mengerjakan pembuatan cobek batu. Pembuatan cobek di Kampung Garungsang ini, ada yang dilakukan di perbukitan ada juga yang di kerjakan di rumah-rumah. Rata-rata warga masih menggunakan cara manual. Sedangkan sebagian lagi sudah menggunakan mesin. (heibogor/Andi)ek batu di perbukitan wilayah Kampung Garungsang, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/20). Di bukit Ansana ini, sedikitnya ada sekitar 50 saung tempat warga mengerjakan pembuatan cobek batu. Pembuatan cobek di Kampung Garungsang ini, ada yang dilakukan di perbukitan ada juga yang di kerjakan di rumah-rumah. Rata-rata warga masih menggunakan cara manual. Sedangkan sebagian lagi sudah menggunakan mesin. (heibogor/Andi)

 

Cobek batu yang masih dibuat secara manual menggunakan palu dan pahat ditahan dengan kaki. Pembuatan cobek di Kampung Garungsang ini, ada yang dilakukan di perbukitan ada juga yang di kerjakan di rumah-rumah. Rata-rata warga masih menggunakan cara manual. Sedangkan sebagian lagi sudah menggunakan mesin. (heibogor/Andi)

 

Cobek batu yang masih dibuat secara manual menggunakan palu dan pahat ditahan dengan kaki. Pembuatan cobek di Kampung Garungsang ini, ada yang dilakukan di perbukitan ada juga yang di kerjakan di rumah-rumah. Rata-rata warga masih menggunakan cara manual. Sedangkan sebagian lagi sudah menggunakan mesin. (heibogor/Andi)

 

Bahan batu cobek dari atas bukit dibawa turun ke kampung dengan motor untuk dikerjakan di rumah. Dari 136 KK di RT.02/RW.05 Kampung Garungsang, Desa Bojong Koneng, 75 persennya adalah pengrajin cobek batu. Sedangkan sebagian lagi petani dan pekerja. Pembuatan cobek di Kampung Garungsang ini, ada yang dilakukan di perbukitan ada juga yang di kerjakan di rumah-rumah. Rata-rata warga masih menggunakan cara manual. Sedangkan sebagian lagi sudah menggunakan mesin. (heibogor/Andi)

 

Warga menyelesaikan pembuatan cobek batu di rumah, Senin (3/8/20). Setiap orang bisa membuat 5-6 cobek atau dua lumpang dalam satu hari bekerja. Cobek buatan mereka ini dijual ke sejumlah pasar di Bogor dan beberapa pasar di Jakarta dengan harga jual mulai dari Rp 15.000 per buah dan lumpang mulai dari Rp 30.000 per buah. (heibogor/Andi)

 

Pekerja membentuk dan memperhalus cobek batu dengan gurinda. Setiap orang bisa membuat 5-6 cobek atau dua lumpang dalam satu hari bekerja. Cobek buatan mereka ini dijual ke sejumlah pasar di Bogor dan beberapa pasar di Jakarta dengan harga jual mulai dari Rp 15.000 per buah dan lumpang mulai dari Rp 30.000 per buah. (heibogor/Andi)

 

Pekerja membentuk dan memperhalus cobek batu dengan gurinda. Setiap orang bisa membuat 5-6 cobek atau dua lumpang dalam satu hari bekerja. Cobek buatan mereka ini dijual ke sejumlah pasar di Bogor dan beberapa pasar di Jakarta dengan harga jual mulai dari Rp 15.000 per buah dan lumpang mulai dari Rp 30.000 per buah. (heibogor/Andi)

 

Warga menyelesaikan pembuatan cobek batu di rumah, Senin (3/8/20). Setiap orang bisa membuat 5-6 cobek atau dua lumpang dalam satu hari bekerja. Cobek buatan mereka ini dijual ke sejumlah pasar di Bogor dan beberapa pasar di Jakarta dengan harga jual mulai dari Rp 15.000 per buah dan lumpang mulai dari Rp 30.000 per buah. (heibogor/Andi)

 

Cobek asli dari batu dengan berbagai ukuran hasil buatan warga Kampung Garungsang, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/20). Cobek buatan mereka ini dijual ke sejumlah pasar di Bogor dan beberapa pasar di Jakarta dengan harga jual mulai dari Rp 15.000 per buah dan lumpang mulai dari Rp 30.000 per buah. (heibogor/Andi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.