Kartu Tani Jaminan Cegah Kerugian Poktan Jaya Mukti Tanjungsari

0
Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 212

Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 213
26

Heibogor.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, kembali mendistribusikan kartu tani kepada masyarakat. Kali ini, kartu tani didistribusikan di Desa Sirnarasa, Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Selasa (4/8/20).

Pendistribusian kartu tani tersebut diberikan kepada masyarakat di sele-sela kegiatan panen raya oleh Bupati Bogor, Ade Yasin yang dihadiri Forum Komunikasikan Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Bogor.

Menurutnya, kartu tani merupakan bentuk kepedulian Pemkab Bogor kepada petani. Ia tak ingin jika kejadian pada awal tahun lalu di Bogor Barat kembali terjadi. Di mana para petani merugi, lantaran sawah dan lahannya rusak diterpa bencana banjir dan longsor.

“Kita harus belajar dari kejadian pada awal 2020 lalu para petani merugi dan kehilangan lahannya. Maka dari itu, dengan kartu tani kami hadir untuk membantu mengcover masyarakat, dari segala kemungkinan. Jadi ada jaminan dari kami sebagai pemerintah. Kita kan tidak tahu kalau terjadi bencana,” katanya.

Tak hanya itu, sambungnya, kartu tani ini juga berperan sebagai penyemangat untuk para petani. Dimana para petani yang memegang kartu asuransi tersebut, dapat memperoleh bantuan, berupa bibit, pupuk, hingga produk pertanian lainnya.

Ade menjelaskan, skema klaim asuransi tersebut dihitung berdasarkan luas lahan. “Jadi kalau ada kerugian dalam satu hektar kita ganti dengan enam juta rupiah. Jadi setiap satu hektar asuransinya senilai enam juta. jadi kartu tani ini akan menjamin saat ada kejadian yang menimpa petani, bisa tercover oleh ini,” ucapnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, Siti Nurianty mengatakan, selain sebagi asuransi, kartu tani juga dapat digunakan sebagai media penyaluran bantuan untuk dunia pertanian.

Ada beberapa tujuan kartu tani diberikan kepada para petani. Diantaranya, meningkatkan produktivitas pertanian, memberikan jaminan ketersediaan pupuk dan melindungi petani dari gejolak harga pupuk.

Manfaat lain yang bisa dirasakan pemilik kartu yakni dapat meningkatkan produk pangan dan komoditas pertanian, hingga mendorong penerapan pemupukan berimbang.

“Tujuan diberlakukannya kartu tani agar tepat sasaran, tepat jenis, tepat mutu dan tepat jumlah. Termasuk juga tepat tempat, tepat waktu dan tepat harga,” paparnya.

Dengan adanya kartu tani, sudah dapat meminimalisir penyaluran pupuk yang selama ini sering dikeluhkan karena tidak tepat sasaran. “Dengan kartu tani pupuk tidak bisa semua orang beli, karena pupuk bersubsidi itu bukan barang yang diperdagangkan bebas,” ungkapnya.

Dalam hal ini, pemerintah sudah menyampaikan pesan bahwa tidak akan memberikan program bantuan pada pribadi perorangan, namun harus berkelompok (tergabung dalam kelembagaan petani). “Dengan kartu tani, maka dipastikan dapat menata petani yang pasif atau belum tergabung dalam poktan akan bergabung,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.