Mendikbud Tegaskan Sekolah Tatap Muka Bisa Dilakukan Jika Sudah Tak Ada Zona Merah Covid-19

0
Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 212

Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 213
29

Heibogor.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menegaskan, pembelajaran secara tatap muka bisa kembali dilakukan jika sudah tidak ada lagi zona merah. Kedua, memberikan legalitas kepada guru-guru untuk mensederhanakan kurikulumnya.

“Saya melihat sudah banyak yang bergerak sendiri tapi masih banyak juga guru-guru yang masih ragu. Jadi, itu salah satu pekerjaan rumah (PR) kita dalam waktu dekat ini untuk menekankan penyederhanaan kurikulum,” kata Nadiem di sela kunjungan kerjanya di Kota Bogor, Kamis (30/7/20).

Ketiga, memastikan semua beradaptasi dengan teknologi hingga nanti kembali ke pembelajaran tatap muka. “Dalam hati saya tidak ingin pembelajaran jarak jauh terjadi. Saya ingin semua anak belajar tatap muka. Pemerintah terpaksa mengeluarkan kebijakan pembelajaran jarak jauh karena pilihannya cuma dua, ada pembelajaran atau tidak karena krisis kesehatan sekarang ini,” ucapnya.

Menurut Nadiem, pembelajaran jarak jauh bukan suatu yang diinginkan. Bahkan, dirinya ingin secepat mungkin anak-anak kembali ke sekolah karena tidak ada yang bisa menggantikan pembelajaran tatap muka. “Di situ kita bisa melihat emosi anak, bisa merasakan energi anak sehingga kita bisa melihat dia lagi sehat atau tidak, mengerti atau tidak dan saya sebagai orang tua bisa mengerti itu,” kata mantan bos Gojek ini.

Dari itu lanjutnya, program-program yang sukses bukan karena gurunya saja tapi juga karena peran orang tua yang aktif berpartisipasi dalam pembelajaran jarak jauh.

Disinggung mengenai relaksasi dana BOS, Nadiem mengatakan, 100 persen dana bos itu bersifat fleksibel. “Jadi, dana BOS bisa dialokasikan untuk pembelian pulsa guru, sekolah, murid, dan orang tua yang kaitannya dalam hal pembelajaran,” jelasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.