Pasar Pakuan Jaya Dapat Apresiasi Kinerja dan Sistem Inovasi Kolaborasi dengan Pedagang

HUT ke-11 Pasar Pakuan Jaya

0 37

Heibogor.com – Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan apresiasi kepada Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor dan jajarannya. Sebab, selama 15 bulan di bawah kendali pimpinan baru, pasar di Kota Bogor menjadi lebih progresif.

“Ini tidak terlepas berkat adanya kolaborasi dan sinergitas dengan semua pihak, khususnya hubungan baik antara Perumda Pasar Pakuan Jaya dengan para pedagang,” katanya saat menghadiri Perayaan 11 Tahun Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor di kantornya,  Jalan Siliwangi, Rabu (29/07/20).

Bima menilai, hasil yang diberikan selama ini nyata, sistem dibangun, ada payment sistem yang lebih modern dan terus berjalan. Kemudian, relokasi tanpa menggusur, memuliakan para pedagang dan membuat warga nyaman.

“Lawang Saketeng dan Pedati yang sejak puluhan tahun diisi para pedagang di jalan. Alhamdulillah sejauh ini clean and clear. Kepada Dirut dan Satpol PP  jangan pernah mundur sejengkal pun agar Lawang Saketeng dan Pedati tetap steril dan bermanfaat untuk semua,” katanya.

Tidak hanya sampai di situ, capaian Perumda PPJ Kota Bogor di tengah era pandemi Covid-19 yang mampu menjaga ritme, turut diapresiasi Bima. Berkat inovasinya, Perumda PPJ berhak atas hadiah uang sejumlah Rp 3 Miliar yang rencananya akan diterima pada bulan Agustus 2020.

Namun demikian, Bima berharap Dana Insentif Daerah (DID) yang didapat bisa digunakan sebagai generate income untuk membuat pasar di Kota Bogor menjadi lebih menarik sesuai yang dicita-citakan, yakni pasar Kota Bogor bukan hanya sebagai tempat jual beli tetapi juga tempat wisata yang aman.

“Semoga semua bisa dijaga, khususnya silaturahmi, kolaborasi dan sinergitasnya. Demikian juga dengan prestasinya, karena kita ingin kedepan menjadi lebih baik,” harap Bima yang didampingi Wakil Wali Kota, Dedie A. Rachim, Sekda Ade Sarip Hidayat dan para kepala OPD terkait.

Sebelumnya, Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Muzakir, menjelaskan secara umum program dan kegiatan pengembangan pasar-pasar Kota Bogor, diantaranya Cash Management System (CMS), rencana peluncuran aplikasi E-Kujang, Kujang Fresh, Kujang Logistik, Teras Surken, penerapan uang elektronik, pemberdayaan para RW di Kota Bogor serta pelatihan dan edukasi cara yang baik bagi para pedagang pasar Kota Bogor.

Saat disinggung DID yang didapat digunakan untuk apa, Dirut Perumda PPJ Kota Bogor, Muzakkir menjelaskan, DID akan digunakan untuk data center aplikasi dan pembuatan kotak deteksi sinar UV sebagai tindak lanjut penerapan protokol kesehatan.

Di akhir acara, Bima Arya bersama Dedie A. Rachim, Ade Sarip Hidayat, Dirut Perumda PPJ dan perwakilan DPRD Kota Bogor memotong tumpeng serta menyerahkan bingkisan kepada pedagang yang ada di 12 pasar yang diberikan secara simbolis kepada 6 pedagang.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.