Warga Lawanggintung Bercocok Tanam Manfaatkan Lahan Pinggiran Sungai Cibalok

0 52

Heibogor.com – Warga Lawanggintung RW 04 bersama Kelompok Tani Taruna (KTT) Lawanggintung memanfaatkan lahan mati dan tidak terawat di pinggiran Sungai Cibalok untuk bercocok tanam beraneka sayuran dan buah-buahan yang hasilnya dibagikan kembali kepada warga.

Ketua KTT Lawanggintung, Bambang menjelaskan, pemanfaatan lahan mati sepanjang kurang lebih 20 meter ini baru dilakukan sejak awal merebaknya pandemi Covid-19 di bulan Maret lalu. Tanaman yang ditanam di sini ada caisim, bayam, kacang panjang, kangkung, cabai, lalu ada pohon-pohon keras seperti pepaya, alpukat, jambu, pohon durian, singkong, lengkeng, rambutan, dan masih banyak lagi yang masih dalam proses penyemaian.

“Untuk sayuran setiap tiga mingu sekali ini panen. Itu kita bagikan ke warga atau warga bisa ambil sendiri. Terus rencananya kita juga akan menanam pohon herbal. Jadi, apa yang diinginkan warga disini kita tanam. Intinya ini semua dari warga untuk warga,” terangnya, Selasa (28/7/20).

Ia menambahkan, di lokasi ini rencananya juga akan dibuat kampung tematik. Selain ada lahan bercocok tanam, nanti ada mural, area membaca, area pengolahan sampah, area kerajinan tangan dari limbah sampah, dan area bermain di pinggir sungai.

Sementara, salah satu warga setempat, Rizal mengatakan, dengan adanya pemanfaatan lahan mati menjadi lahan bercocok tanam diharapkan bisa mengajak masyarakat peduli lingkungan di samping bercocok tanam ini sebagai ketahanan pangan khususnya di wilayah Lawanggintung.

“Jadi, kami ingin mengubah mainset warga bahwa bercocok tanam itu tidak harus punya lahan besar. Dengan memanfaatkan lahan yang ada warga tertanam jiwanya untuk menanam, bisa merawat lingkungan, dan hasilnya nanti bisa dikelola sebagai sumber pemasukan untuk warga,” ungkapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.