Kreasi Unik Limbah Batok Kelapa Karya Oding Bernilai Seni nan Serbaguna

0
Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 212

Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 213
64

Heibogor.com – Pohon kelapa memiliki banyak manfaat, mulai batang pohon, daun, hingga buahnya dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia. Bahkan, tempurung kelapa (batok) pun bisa diolah menjadi benda serbaguna yang tidak hanya menarik, bernilai seni, dan punya nilai jual tapi juga fungsional.

Pengrajin menunjukan proses pembuatan kerajinan gelas sloki dari limbah batok kelapa di Saung Oprek Karabat, Menteng, Kota Bogor, Senin (27/7/20). Kerajinan dari limbah batok berupa gelas, teko, sloki, cincin dan cangklong dipasarkan ke sejumlah daerah di Jabodetabek dengan kisaran harga Rp.25 ribu hingga Rp.350 ribu. Mikail/heibogor.com

Adalah Oding (42) pengrajin yang memiliki ide limbah batok kelapa menjadi berbagai bentuk kerajinan yang fungsional. Saung Oprek Kerabat yang berlokasi di Perumahan Bumi Menteng Asri Blok Pemutihan Nomor 78, Menteng, Bogor Barat, Kota Bogor ini adalah tempat Oding berkarya membuat berbagai kerajinan sejak awal tahun 2020 lalu.

Oding layaknya maestro yang piawai membuat berbagai bentuk dari batok kelapa. Mikail/heibogor.com

 

 

 

 

 

 

Meski terbilang baru dalam berkarya membuat kerajinan berbahan limbah batok kelapa. Namun bila dilihat dari karya-karya, Oding layaknya maestro yang piawai membuat berbagai bentuk dari batok kelapa. Wajar saja, jauh sebelumnya Oding diketahui sebagai pengrajin berbahan dasar bambu.

Kemudian ia berinovasi untuk membuat kerajinan berbahan dasar limbah batok kelapa sebagai bahan dasar lantaran terinspirasi dari karya adiknya sendiri yang pernah membuat kerajinan serupa berbahan dasar batok kelapa.

“Awalnya banyak lihat referensi berbagai kerajinan, sampai akhirnya saya terinspirasi dari adik sendiri. Ia membuat cincin dari limbah batok kelapa, saya pikir tanggung kalau hanya buat cincin. Akhirnya saya kembangkan membuat bentuk lainnya,” ujarnya kepada heibogor, Senin (27/7/20).

Saung Oprek Kerabat yang berlokasi di Perumahan Bumi Menteng Asri Blok Pemutihan Nomor 78, Menteng, Bogor Barat, Kota Bogor ini adalah tempat Oding berkarya membuat berbagai kerajinan sejak awal tahun 2020 lalu. Mikail/heibogor.com

Maka dari itu, pria kelahiran Bogor tahun 1978 ini menggagas ide sendiri untuk membuat berbagai bentuk kerajinan multifungsi seperti gelas, teko, seloki, cincin hingga cangklong. Bahannya sendiri merupakan limbah batok kelapa yang ia kumpulkan dari perkebunan di sekitar rumahnya.

Bahkan, untuk membuat sebuah gelas sampai perlu waktu lama untuk tunggu selesai, ia hanya membutuhkan waktu 3 hingga 4 jam untuk 1 unit gelas dan membutuhkan waktu 2 hari untuk membuat 1 set peralatan minum yang terdiri dari teko, gelas dan nampan.

Tak mahal untuk mendapatkan karya Oding, harga dijual dari kisaran Rp25 ribu hingga Rp350 ribu. Dengan rincian cangklong Rp25 ribu, gelas Rp50 ribu, cincin sesuai ukuran dari Rp25 ribu hingga Rp75 ribu.

Para pembeli, kata Oding, biasanya langsung datang ke rumah untuk membeli karyanya karena terbilang sudah berlangganan. Untuk membuat karyanya lebih dikenal lagi, ia berniat membuat ragam kerajinan inovatif lainnya seperti model lampu dan aksesoris yang sedang ia kembangkan saat ini

Cangklong dari limbah batok kelapa di Saung Oprek Karabat, Menteng, Kota Bogor, Senin (27/7/20). Kerajinan dari limbah batok berupa gelas, teko, sloki, cincin dan cangklong dipasarkan ke sejumlah daerah di Jabodetabek dengan kisaran harga Rp.25 ribu hingga Rp.350 ribu. Mikail/heibogor.com..

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.