Warga Dilarang Saksikan Penyembelihan Hewan Kurban Kurangi Kerumunan

0 46

Heibogor.com – Ibadah Idul Adha seperti Salat Ied dan Berkurban tetap dapat dilaksanakan diseluruh wilayah Kabupaten Bogor dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Namun, pelaksanaan Salat Idul Adha hanya dapat dilaksanakan di masjid, bukan di lapangan terbuka.

Melalui Surat Edaran (SE) Bupati Bogor Nomer 003.2/532-Kesra tentang protokol kesehatan penyelenggaraan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban tahun 2020 pada masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Bogor. Bupati Bogor Ade Yasin menegaskan dalam berkurban hanyalah panitia dan pekurban dan dapat menonton langsung proses penyembelihan.

“Proses penyembelihan hewan kurban hanya diperbolehkan disaksikan oleh petugas penyembelihan dan pekurban,” kata Ade dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7/20).

Hal ini guna mengurangi perkumpulan orang di tempat penyembelihan sehingga meminimalisir penyebaran dan penularan Covid-19. Di samping itu, setiap panitia kurban harus mengenakan alat pelindung diri, minimal mengenakan masker sejak berangkat dari rumah dan menerapkan jaga jarak minimal 1 meter.

Petugas yang melakukan pengulitan, penanganan dan pencacahan karkas/daging dan jeroan pun harus mengenakan alat pelindung diri paling kurang masker, pelindung wajah, sarung tangan, apron dan pelindung sepatu agar virus tidak menyebar hingga ke daging kurban.

“Setiap orang yang memiliki gejala demam/nyeri tenggorokan/batuk/pilek/sesak nafas dilarang masuk ke tempat /fasilitas penyembelihan hewan kurban,” pungkasnya.

Sementara, pendistribusian daging hewan kurban hanya dilakukan petugas panitia atau ketua RT hingga ke rumah setiap warga yang membutuhkan.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.